BPOM Perkenalkan Aplikasi Untuk Mendeteksi Produk Berbahaya

BERITAKITA.CO | Badan POM RI (BPOM) menggelar Aksi Peduli Kosmetika Aman dan Obat Tradisional (OT) Bebas Bahan Kimia Obat (BKO). Dalam kesempatan itu, BPOM mempublikasikan OT yang menganadung BKO dan kosmetika yang mengandung bahan berbahaya.

Namun tidak hanya itu. Pada kesempatan yang sama BPOM juga memperkenalkan terobosan baru untuk membantu masyarakat terlindungi dari OT yang mengandung BKO dan kosmetika yang mengandung bahan berbahaya, yaitu melalui aplikasi.

Melalui aplikasi Public Warning Obat Tradisional, masyarakat jadi lebih mudah memilih produk yang aman.

“Aplikasi ini merupakan program/aplikasi berbasis Android yang berisi daftar produk OT yang dinyatakan berbahaya melalui public warning Badan POM RI. Aplikasi ini akan memudahkan masyarakat dalam memilih produk OT yang aman untuk mereka konsumsi”, papar Kepala Badan POM RI Penny K. Lukito, Kamis 14/12/2017.

Bersamaan juga dilakukan penandatanganan (hand stamp) komitmen Peduli Kosmetika Aman oleh Kepala BPOM beserta jajaran dan lintas sektor terkait, perwakilan asosiasi pelaku usaha kosmetika, perwakilan asosiasi profesi terkait kesehatan serta tokoh masyarakat.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment