Terkait Kasus Postingan Video Ahok, Buni Yani Di Vonis 1,5 Tahun Penjara

BERITAKITA.CO | Terkait kasus postingan video Ahok. Buni Yani dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana UU ITE, dan Majelis Hakim menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara.

Majelis Hakim yang diketuai M Saptono menjelaskan pertimbangan dalam putusan Buni Yani yang dibacakan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Selasa 14/11/2017.

“Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa, dapat menimbulkan keresahan terhadap umat beragama, tidak menyesali perbuatan, terdakwa dosen politik seharusnya menunjukkan perilaku yang dapat ditauladani jadi panutan dilingkungan kerja, terdakwa tidak mengakui kesalahan,” kata Hakim Saptono.

Sedangkan hal yang meringankan dan menjadi pertimbangan dalam putusan, Buni Yani belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga.

Majelis Hakim menyatakan Buni Yani terbukti bersalah melakukan tindak pidana terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Buni divonis hukuman pidana penjara satu tahun lima bulan.

“Menyatakan terdakwa Buni Yani terbukti secara sah bersalah melakukan mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik,” kata Hakim.

Hakim menilai Buni terbukti melawan hukum dengan mengunggah video di akun Facebook-nya tanpa izin Diskominfomas Pemprov DKI.

Hakim juga menilai, Buni terbukti mengubah durasi video. Video asli berdurasi 1 jam 48 menit 33 detik, sedangkan video yang diunggah Buni di akun Facebook-nya hanya 30 detik.

“Bahwa unsur mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan telah terpenuhi,” ucap Hakim.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment