Polisi Temukan Dugaan Tindak Pidana Korupsi, Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

BERITAKITA.CO | Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, telah meningkatkan status penyelidikan proyek reklamasi Teluk Jakarta ke tahap penyidikan. Artinya, Polisi telah menemukan unsur pidana pada proyek tersebut.

Setelah dilakukan gelar perkara, ternyata ditemukan tindak pidana. Kita naikkan jadi penyidikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Menurut Argo, penyidik menemukan dugaan tindak pidana korupsi terkait penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) proyek reklamasi. “Jadi saat ini yang dikenakan masalah korupsi, pasal 2 dan 3,” katanya.

Penyidik kini tengah mencari pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan korupsi. Polisi juga tengah mencari seberapa besar kerugian negara dalam kasus ini.

“Kita akan minta keterangan orang-orang yang terlibat, nanti arahnya akan terlihat ke Pulau Reklamasi D, C atau yang lain. Yang terkait semua kita panggil (termasuk pengembang),” ucap Argo.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebelumnya menyelidiki dugaan pelanggaran dalam proyek reklamasi sejumlah pulau di Teluk Jakarta. Untuk itu, polisi melaksanakan gelar perkara untuk mengungkap hasil penyelidikan.

“Kita akan lakukan gelar perkara. Saya akan meminta kepada tim untuk kembali kemudian akan lihat hasilnya maksimal atau tidak,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan.

Gelar perkara, lanjut Adi, juga dilakukan untuk melihat apakah ada kendala dalam pelaksanaan penyelidikan dan pengumpulan data. Gelar perkara juga dilakukan untuk mengambil langkah berikutnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment