Menteri PPPA Layangkan Surat Protes Ke Kapolri

BERITAKITA.CO | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise, mempersoalkan pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tentang penyidikan terhadap korban pemerkosaan.

Sebuah wawancara dengan wartawan, Kapolri menyatakan dalam kasus pemerkosaan, terkadang Polisi harus bertanya kepada korban, apakah merasa baik-baik saja setelah diperkosa dan apakah selama pemerkosaan merasa nyaman.

Pertanyaaan seperti itu yang biasanya ditanyakan oleh penyidik sewaktu dalam pemeriksaan, untuk memastikan, apakah benar korban diperkosa atau hanya mengaku diperkosa untuk alasan tertentu.

Dalam hal ini Yohana mengatakan, telah mendapat laporan soal pemberitaan tersebut. Dia bahkan sedang menyiapkan surat untuk dikirim kepada Jenderal Tito.

“Saya sudah dapat laporan itu. Jadi saya sedang menulis satu surat yang akan saya tujukan kepada Pak Tito untuk lebih melihat sesuatu dengan responsif, karena ada hak-hak perempuan yang harus dijaga” ucap Yohana, Senin 23/10/2017.

Pihaknya juga sedang mengkaji pernyataan Pak Kapolri tersebut sebelum berkirim surat untuk menyikapinya. “Saya harus mengkaji ini dan merespons ke Pak Tito,” pungkas Yohana.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment