Serangan Bom Kembar Di Somalia, Korban Tewas Mencapai 358 Jiwa

BERITAKITA.CO | Satu pekan sudah serangan bom kembar di Ibu Kota Mogadishu, Somalia, terjadi. Bom truk tersebut terjadi disebuah persimpangan yang berada di jalur sibuk. Akibatnya, beberapa bangunan seperti hotel, kantor pemerintah dan restoran hancur lebur.

Jumlah korban tewas pun menembus angka 358 orang. Angka tersebut bisa saja bertambah mengingat masih ada 56 orang yang dinyatakan hilang. Menteri Informasi Somalia, Abdirahman Osman menuturkan, korban luka-luka jumlahnya saat ini mencapai 228 orang.

“Jumlah korban tewas 358 orang. Sementara itu, ledakan menyebabkan 228 orang luka-luka, dan 122 orang di antaranya diterbangkan ke Turki, Sudan dan Kenya, untuk mendapatkan perawatan,” urai Osman, Sabtu 21/10/2017.

Turki menjadi negara yang paling banyak membantu Somalia dalam menangani korban bom truk tersebut. Ankara mengirimkan tenaga medis serta pesawat militernya untuk membawa korban luka-luka, agar mendapat perawatan yang lebih baik. Langkah tersebut dipuji oleh Osman.

“Turki selalu menjadi yang pertama menolong kami. Mereka adalah saudara kami yang asli,” ujar Abdirahman Omar Osman. Ia juga membandingkan bantuan Turki itu dengan kunjungan pribadi Presiden Recep Tayyip Erdogan ketika Somalia dihantam oleh bencana kelaparan pada 2011.

Pujian juga dilayangkan Wali Kota Mogadishu Thabit Mohamed lewat akun Twitter. Ia begitu bersyukur atas respons cepat Turki dan lega para korban mendapatkan perawatan yang memadai.

Otoritas Somalia sempat kewalahan untuk mengidentifikasi para korban tewas. Sebab, lebih dari 150 orang di antaranya mengalami luka bakar yang cukup parah sehingga tidak bisa dikenal. Karena itu, Pemerintah Somalia memakamkan para korban pada Senin 17 Oktober 2017.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment