Ini Reaksi Israel, Setelah Hamas Dan Fatah Akhiri Konflik

BERITAKITA.CO | Ribuan warga Palestina di Gaza turun ke jalan merayakan ditekennya perjanjian rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas. Kesepakatan itu akan menyatukan Palestina dibawah sebuah pemerintah gabungan.

Berdamainya Fatah dan Hamas tersebut ditanggapi secara dingin oleh Israel. Negara Zionis itu, tidak mau begitu saja mencoret Hamas dari daftar ancaman.

“Israel akan terus mengamati setiap perkembangan dilapangan dan bertindak sepatutnya.” Demikian bunyi pernyataan kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Kamis 12/10/2017.

Israel selama ini menganggap Hamas sebagai kelompok teroris karena kelompok yang menguasai Gaza itu bercita-cita menghapus negara Israel dari muka bumi. Sejak 2008, kedua kubu sudah tiga kali terlibat konflik bersenjata.

Tapi, dalam rekonsiliasi kali ini, Hamas setuju untuk menyerahkan kontrol administratif Gaza ke pemerintahan yang baru per 1 Desember mendatang.

Meski begitu, Israel tetap bersikeras bahwa semua senjata Hamas harus dilucuti. Israel juga menuntut Palestina mematuhi semua perjanjian internasional yang sudah disepakati sebelumnya.

Selain itu, Tel Aviv tentu saja menuntut otoritas di Palestina mengakui kedaulatan mereka. Tanpa itu semua, Israel tak akan mengubah kebijakan mereka terkait Palestina.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment