Nikahi Perempuan Rohingya, Warga Bangladesh Diburu Polisi

BERITAKITA.CO | Kepolisian Bangladesh memburu warganya yaitu Shoaib Hossain Jewel, yang diduga menikahi seorang pengungsi Rohingya bernama Rafiza pada bulan lalu.

Kepala Kepolisian daerah Singair, Khandaker Imam Hossain mengatakan, menurut informasinya Shoaib Hossain Jewel menikahi perempuan Rohingya. Saat mendatangi rumahnya di Desa Charigram. Namun, kami tidak menemukannya dan orang tuanya juga tidak tahu keberadaannya.

Bangladesh memang melarang warganya menikahi pengungsi Rohingya sejak tahun 2014 lalu. Saat itu, gelombang pengungsi Rohingya sedang meningkat karena aksi kekerasan di Rakhine.

Pelarangan tersebut diterapkan karena sejumlah klaim yang mengatakan bahwa Rohingya kerap menggunakan modus pernikahan dengan warga lokal agar mendapatkan kewarganegaraan.

Namun, ayah dari Jewel, Babul Hossain mengatakan, bahwa pernikahan anaknya dengan pengungsi Rohingya itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan modus tersebut.

“Jika seorang warga Bangladesh bisa menikahi orang Kristen dan dari agama lain, apa yang salah jika anak saya menikahi Rohingya? Dia menikahi seorang Muslim yang ditampung di Bangladesh,” katanya.

Menurut surat kabar Dhaka Tribune melaporkan, Jewel yang berprofesi sebagai guru di salah satu Madrasah, bertemu dengan Rafiza saat perempuan itu dan keluarganya mengungsi di rumah seorang imam di Singair.

Mereka kemudian menjalin hubungan sehingga Jewel rela pergi ke Cox’s Bazar, dimana kamp pengungsi untuk Rohingya berdiri. Ia kesana untuk meminta restu dari orang tua Rafiza.

Pasangan itu kemudian mengikat janji dalam prosesi yang menjadi pernikahan antara warga Bangladesh dan pengungsi Rohingya pertama sejak eksodus pada Agustus lalu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment