Terkait Kasus Suap Dan Gratifikasi, Bupati Kukar Jalani Pemeriksaan Di KPK

BERITAKITA.CO | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari hari ini, Jumat 06/10/2017.

Rita Widyasari dalam kasusnya merupakan tersangka suap dan gratifikasi, terkait sejumlah proyek di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rita Widyasari memenuhi panggilan penyidik KPK hari ini, dan terlihat kedatangan Rita dengan mengenakan kerudung warna hitam. Saat ini sudah berada di lobi Gedung KPK, Jakarta, untuk menunggu dipanggil penyidik KPK keruang pemeriksaan.

Seharusnya menurut jadwal pemeriksaan di KPK, Rita diperiksa pada Rabu (4/10) kemarin, namun yang bersangkutan mangkir.

Rita ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT. Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun dan Komisaris PT. Media Bangun Bersama, Khairudin.

Rita diduga menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Abun, terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT. Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

Kemudian, Rita juga diduga menerima gratifikasi bersama Khairudin sebesar Rp 6,97 miliar terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar. Tak hanya itu, disinyalir Rita juga menerima gratifikasi dari pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebelumnya, penyidik KPK sudah menyita empat mobil dari tangan Rita. Mobil tersebut diduga dibeli dari hasil dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Rita.

Mobil-mobil tersebut di antaranya, Hummer type H3, Toyota Vellfire, Ford Everest, dan Land Cruiser. Rita menggunakan nama orang lain untuk keempat mobil tersebut.

Selain menyita empat kendaraan mewah, tim penyidik KPK juga sudah melakukan penggeledahan disejumlah lokasi di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment