Terkait Kasus Poligami, Polisi Tangkap Anggota DPRK

BERITAKITA.CO | Diduga terkait kasus poligami, jajaran Kepolisian Resort Polres Nagan Raya, melakukan penangkapan terhadap salah seorang anggota DPRK setempat dikantornya saat ingin rapat sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa 03/10/2017.

Anggota DPRK tersebut berinisial (Sy), setelah pihak Kepolisian mendapat laporan bahwa (Sy) berada di Gedung DPRK Nagan Raya. Pada sebelumnya sejak bulan Agustus 2017, (Sy) kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Meulaboh, Aceh Barat.

Menurut informasi yang dihimpun, pada saat akan ditangkap, Sy berusaha mengelak bahwa penangkapan terhadap dirinya tak bisa dilakukan karena tidak ada izin dari Gubernur Aceh, mengingat kedudukannya sebagai anggota Legislatif.

Dengan pengakuan itu, pihak Kepolisian tidak menghiraukan sama sekali dan pada akhirnya petugas menghubungi pihak LP Meulaboh, yang sebelumnya telah lama mengintai keberadaan (Sy), sehingga akhirnya (Sy) langsung dibawa ke Meulaboh untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi, MH mengatakan, bahwa benar pihaknya telah menangkap kembali (Sy), yang juga anggota DPRK setempat, pada sebelumnya (Sy) kabur dari LP Meulaoh.

Sebelumnya pihak LP meminta bantuan Polisi untuk menangkap kembali yang bersangkutan, pada dasarnya kita hanya membantu saja“tambah Mirwazi.

Dalam kasus ini, pada sebelumnya (Sy) merupakan anggota DPRK Nagan Raya dihukum karena kasus poligami dengan masa hukuman lima bulan kurungan, akibat tidak mendapat izin dari istri pertama untuk menikah lagi.

(Sy) juga menegaskan, bahwa dirinya tidak berpoligami seperti yang dituduhkan selama ini, karena persoalan hukum dalam perkara yang dituduhkan kepadanya itu sudah memiliki putusan Mahkamah Agung (MA) serta akte cerai dari Mahkamah Syar’iyah Meulaboh, berdasarkan surat keputusan MA Nomor 0337K/AG/2016 tanggal 28 Juli 2016 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Menurut (Sy), tidak sah dilakukan penahanan terhadap saya karena saya tidak melakukan poligami sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung dan sudah menerima akta cerai”katanya.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment