Nissan Kembangkan Alat Pendeteksi Dehidrasi

BERITAKITA.CO | Nissan terus melakukan pengembangan fitur-fitur pada mobil yang diproduksinya. Terbaru, Nissan mengembangkan sensor keringat bagi pengendara.

Penelitian yang dilakukan European Hydration Institute and Loughborough University menyebutkan pengendara yang mengalami dehidrasi memiliki risiko kecelakaan setara dengan orang meminum alkohol.

Dilansir dari bbc, sensor yang tak biasa tersebut, akan menentukan apakah pengendara mengalami dehidrasi atau tidak. Sensor yang terletak di jok itu akan berubah warna jika pengendara mengalami dehidrasi.

Nissan bekerjasama dengan perusahaan desain asal Belanda Droog untuk mengembangkan sensor ini. Sensor tersebut menggunakan teknologi kain yang bisa mengubah warna.

Awalnya kain pada jok tersebut berwarna biru tapi bila sudah banyak berkeringat, kain itu berubah warna tergantung hidrasi Anda. Jika Anda mengalami dehidrasi, kain menjadi kuning, dan setelah rehidrasi kain menjadi biru.

Lalu bagaimana sistem itu bekerja? Teknologi Soak ini telah diaplikasikan dalam prototipe Nissan Juke.

[Sumber : Otosia.com]

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment