Lebanon Protes Pelanggaran Wilayah Udaranya Oleh Israel

BERITAKITA.CO | Lebanon akan mengajukan nota keberatan atau protes ke PBB terkait pelanggaran wilayah udara negaranya oleh Israel dan menyebabkan kerusakan di bagian selatan negara tersebut, kata menteri luar negerinya, Senin (11/9).

Jet-jet tempur Israel dilaporkan terbang rendah di selatan kota Saida pada hari Minggu, menyebabkan ledakan sonik yang memecahkan jendela dan mengguncang bangunan, kata sumber keamanan dan penduduk Lebanon.

“Kami sudah mulai mempersiapkan untuk mengajukan protes ke Dewan Keamanan PBB, untuk melawan Israel karena menerbangkan pesawatnya di tempat yang rendah … menyebabkan kerusakan material, moral dan kedaulatan,” kata Menteri Luar Negeri Gebran Bassil dalam sebuah kicauan di akun twitter, seperti dilansir oleh Yeni Safak.

Perdana Menteri Saad al-Hariri mengatakan Lebanon akan mengeluarkan keluhan dan protesnya “terhadap Israel karena menanam perangkat mata-mata di tanah Lebanon dan terus-menerus melanggar” wilayah udaranya, seperti dirilis oleh kantornya.

Pesawat tempur Israel secara teratur memasuki wilayah udara Lebanon, kata tentara Lebanon, namun jarang terbang sangat rendah.

Militer Israel tidak memberi komentar apapun atas keluhan yang disampaikan oleh Lebanon.

Ketegangan pernah meningkat antara milisi Hizbullah di Lebanon dan Israel, yang bertempur dalam perang selama satu bulan di tahun 2006.

Perang tahun 2006 teah membunuh sekitar 1.200 orang di Lebanon, kebanyakan warga sipil, dan 160 orang Israel, kebanyakan tentara.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment