Azhari Cage Siap Latih Pejuang Rohingya

Azhari Cage bersama Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf.

BERITAKITA.CO | Azhari Cage yang merupakan mantan kombatan GAM, tertarik untuk melatih para pejuang Rohingya yang tergabung dalam  gerakan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) atau Tentara Pembebasan Arakan Rohingya.

Tentara Pembebasan Arakan Rohingya (ARSA) adalah kelompok gerilyawan Rohingya yang aktif di hutan di negara bagian Rakhine utara, Myanmar. Kelompok ini  dipimpin oleh Attaullah Abu Ammar Jununi, seorang pria Rohingya yang lahir di Karachi, Pakistan dan dibesarkan di Mekkah , Arab Saudi. Attaullah adalah komandan pasukan pembebasan Rohingya saat ini.

Attaullah Abu Ammar Jununi (tengah) Komandan Pasukan Pembebasan Rohingya ARSA.

 

Tidak ada yang tahu secara pasti berapa jumlah kekuatan personil dan senjata ARSA. Menurut laporan pemerintah Myanmar, para militan ini ditaksir berkekuatan sekitar 200 hingga 300 orang dengan dilengkapi beberapa pucuk senjata hasil rampasan dari aparat kepolisian dan tentara Myanmar yang berhasil mereka bunuh.

Pada tanggal 25 Agustus 2017, kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi terhadap pos polisi, yang memicu krisis berkelanjutan di negara bagian Rakhine.

Lima Anggota Pejuang ARSA yang Berhasil Ditangkap Militer Myanmar Bersama Senjata Mereka.

 

Pada hari itu juga, Komite Sentral untuk Kontra Terorisme Myanmar mendeklarasikan ARSA sebagai kelompok teroris sesuai dengan undang-undang anti terorisme negara tersebut. Namun pada tanggal 28 Agustus kelompok tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan, dengan menyebut tuduhan pemerintah terhadapnya sebagai “tidak berdasar” dan mengklaim bahwa tujuan utama mereka adalah membela hak Rohingya.

Minimnya skill dan pengalaman tempur kelompok ARSA, telah menggugah Azhari Cage untuk bersimpati pada perjuangan mereka.

“Saya teringat perjuangan senior-senior saya saat mendapatkan pelatihan tempur di Libya” ungkap Cage.

Merekalah yang menjadi cikal bakal perjuangan bersenjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada saat itu.

“Jika ada yang memfasilitasi, saya dan kawan-kawan siap untuk melatih para pejuang Rohingya” kata Azhari Cage dengan ucapan yang mantap saat dihubungi via telepon oleh redaksi Beritakita.co, Selasa (5/9).

“Dengan kemampuan tempur yang baik, Insya Allah, mereka tidak akan mudah dikalahkan oleh pasukan Myanmar,” pungkas Cage.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment