Kegagalan di SEA Games Malaysia, Saatnya Menpora Mundur

BERITAKITA.CO | Nama besar Indonesia selama beberapa dekade di pentas olah raga Asia Tenggara sudah tinggal kenangan. Capaian prestasi di SEA Games Malaysia merupakan yang terburuk sepanjang keikutsertaan Indonesia di pesta olah raga regional tersebut.

Terlepas dari adanya praktek kecurangan yang terjadi di ajang SEA Games kali ini, raihan 38 medali emas dan hanya menduduki peringkat ke-5, merupakan sebuah aib bagi bangsa yang memiliki populasi dan luas wilayah terbesar di Asia Tenggara.

Era pemerintahan Soeharto, SEA Games adalah simbol kedigjayaan atlit Indonesia untuk kawasan Asia Tenggara. Dominasi Indonesia terlihat jelas di hampir semua cabang olah raga yang dipertandingkan di arena SEA Games pada masa itu.

Lalu, apa yang terjadi saat ini?

Vietnam dan Singapura bisa dengan mudah melangkahi Indonesia. Tuan rumah Malaysia bahkan sudah menjuarai event tersebut beberapa hari sebelum SEA Games resmi ditutup.

Mengapa hal memalukan ini bisa terjadi pada kontingen Indonesia?

Ada beberapa jawaban yang coba disampaikan oleh beberapa pihak sebagai upaya mencuci tangan atas kegagalan tersebut. Diantaranya, praktek kecurangan tuan rumah, minimnya jadwal latih tanding, terlambatnya pemberian uang saku atlit, dll.

Lalu bagaimana reaksi media-media massa yang selama ini selalu kritis jika menyangkut kewibawaan pemerintah?

Mereka bungkam, diam seribu bahasa, kehilangan nalar dan akal sehatnya, kehilangan subjek yang bisa dijadikan kambing hitam.

Lantas, siapa yang harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut?

Pemerintah, dalam hal ini Menteri yang terkait yaitu Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi. Dia adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Indonesia di SEA Games Malaysia.

Jika kita mengacu pada jargon politik bersih dan profesional serta motto kerja..kerja…kerja, yang selalu dinyanyikan oleh Pemerintahan Jokowi, sudah selayaknya Sang Menteri mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merasa kecewa atas kegagalan di SEA Games tersebut.

Permintaan maaf saja sepertinya tidak cukup untuk menghapus kekecewaan ini. Jangan biarkan rakyat harus menanggung malu pada sesuatu yang sebenarnya tidak perlu.

Kembalikan kejayaan olah raga Indonesia di kawasan Asia Tenggara seperti sedia kala.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment