KPK Dilemahkan Melalui Pembusukan Dari Dalam

BERITAKITA.CO | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dirundung masalah. Hal ini terjadi setelah Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol Aris Budiman melaporkan penyidik senior KPK Novel Baswedan ke Polda metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik.

“Laporan dibuat tertulis, melalui surat yang dikirimkan, dia merasa nama baiknya tercemar,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (31/8).

Bahkan, kata Argo, terkait kasus ini penyidik telah melakukan gelar perkara dan memutuskan meningkatkan kasus ini ke penyidikan. Novel telah ditetapkan menjadi tersangka karena dianggap melanggar Pasal 27 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga : Rahasia “Orang Kuat” di KPK Diungkap Oleh Direktur Penyidik KPK

Sebelumnya, Aris mengaku bersitegang dengan Novel mengenai aturan perekrutan penyidik dari kepolisian. Pada Februari lalu, Novel disebut mengirim surat elektronik yang berisi keberatannya atas mekanisme pengangkatan penyidik dari Polri yang dianggapnya tidak sesuai dengan aturan internal KPK.

Alasan Aris melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya karena tersinggung. Aris merasa tersinggung dengan email yang dibuat Novel yang ditujukan kepada sejumlah pegawai.

“Novel kirim email ke seluruh pegawai KPK yang isinya menyebut direktur tidak punya integritas dan direktur terburuk sepanjang sejarah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (31/8).

Argo mengatakan, selain Aris sebagai pelapor, penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Untuk pemeriksaan terhadap Novel polisi belum bisa melakukan hal tersebut. “Saksi-saksi dulu. Itu (periksa Novel) nanti,” ujarnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment