Palestina Kutuk Israel Karena Izinkan Anggota Parlemen Masuk Masjid Al Aqsha

Para Polisi Israel yang Sedang Berjaga di Pintu Gerbang Masjid Al-Aqsha.

BERITAKITA.CO | Para pejabat Palestina, mengutuk keputusan Israel untuk mengizinkan anggota parlemen dari kelompok atau partai sayap-kanan untuk memasuki Masjid Al-Aqsha, di Kota Tua Jerusalem Timur.

Nabil Abu Rdeinah, Juru Bicara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa para pemimpin Palestina memperingatkan Israel mengenai tindakan provokasi terhadap Masjid Al-Aqsha.

“Tindakan ini bisa mengakibatkan konsekuensi yang tidak menyenangkan,” kata Abu Rdeinah.

Abu Rdeinah menyerukan kepada Amerika Serikat agar menangani provokasi itu sebagai penghalang bagi upaya Washington untuk menghidupkan kembali proses perdamaian dan upaya untuk mengembalikan keadaan status quo terhadap Masjid Al-Aqsha.

Sheikh Ekrema Sabri, Ketua Lembaga Islam Tertinggi dan Ketua Masjid Al-Aqsha, juga mengutuk kehadiran anggota parlemen Israel itu.

“Dua anggota Knesset (Parlemen Israel) bersama sekelompok pemukim dan Arab Yahudi pada Selasa memasuki halaman Mesjid Al-Aqsa,” kata Sabri kepada kantor berita Xinhua, dalam satu percakapan telepon.

“Polisi Israel menutup daerah tersebut dan menghalangi orang Islam yang ingin beribadah memasuki masjid itu,” ungkapnya.

“Tindakan dan perbuatan ini direstui dan disetujui oleh pemerintah Israel untuk memuaskan partai sayap-kanan di Israel dan menyakiti perasaan umat Islam,” pungkas Sabri.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment