Hari ini Wukuf dan Banjir Air Mata di Arafah

BERITAKITA.CO | Jutaan umat Islam dunia hari ini berkumpul di Arafah untuk menunaikan ibadah wukuf, sebagai ritual puncak ibadah haji pada 9 Zulhijjah 1438 H, bertepatan hari Kamis, (31/8). Hari ini, Arafah menjadi lautan manusia yang mengenakan pakaian ihram serba putih.

Seluruh Jemaah dunia, termasuk Indonesia, sejak Rabu (30/8) sudah bergerak menuju Arafah. Hari ini mereka berkumpul dan menyatu bersama umat muslim dunia lainnya. Tunduk dan sujud dalam satu kalimat, Allahu Akbar. Doa dan kalimat thoybah bergema dari tenda ke tenda.

Seperti dilansir oleh Arabnews.com, lebih dari dua juta jemaah menunaikan ibadah haji tahun ini, yang merupakan satu kewajiban bagi umat Islam yang mampu untuk sekali seumur hidup.

Para jemaah yang datang ke Arafah, ada yang berjalan kaki, ada yang naik bus dan mobil bak terbuka. Praktis suasana jalanan menuju Arafah, Mekkah, Mina dan Muzdalifah dipadati jutaan manusia.

Petugas keamana Saudi sibuk mengatur dan mengurai lalulintas. Ditambah dengan hilir-mudiknya ambulan untuk membawa jemaah yang sakit dan meninggal dunia.

“Kami bertemu orang-orang dari setiap negara. Ada semacam persatuan, “kata salah seorang jemaah haji. “Saya harap ini akan mengisi kembali iman dan spiritualitas umat Islam. Saya memohon kepada Allah untuk memberi saya dan semua umat Islam pengampunan,” sebagaimana dilansir Arabnews.com.

Sementara itu, tenda-tenda di Arafah yang sudah disiapkan telah dihuni jemaah sesuai negara asal dan kelompok berdasarkan pengaturan oleh petugas. Di tenda ini, jemaah memanfaatkan waktunya untuk berdiam diri, banyak berzikir, berdoa, membaca Al Qur`an dan mendengarkan khutbah Wukuf.

Suasana khusuk dan khidmat menyelimuti suasana Wukuf di Arafah. Boleh dikata, jemaah haji banjir air mata. Saling berangkulan antar sesama jemaah. Betapa besarnya Keagungan Allah SWT.

Di Arafah, jemaah akan merasakan bahwa perbedaan manusia itu hanya iman dan taqwanya. Tidak mengenal orang kaya-orang miskin, sang jenderal atau rakyat jelata, semuanya sama dan bersimpuh memenuhi panggilan Ilahi Robb.

Betapa banyak dosa-dosa yang diperbuat selama ini. Jauh dari keluarga atau orang terkasihi, namun pada bagian lain sungguh mengharukan, bahwa solidaritas umat Islam dunia terbangun dalam ibadah haji. Allahu Akbar, Walillahil Hamd.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment