“Saya Bukan Wanita Begituan” Saat PSK Terjaring Razia

BERITAKITA.CO | Belasan pekerja seks komersil (PSK) yang sering mangkal di sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Serpong dan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil dijaring dalam sebuah razia yang dilakukan tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

“Saya bukan wanita begituan. Hanya menemani teman yang mengajak santai dan janji karaoke saja,” ucap salah satu wanita di salah satu ruangan karaoke saat terjaring razia oleh tim gabungan Satpol PP Kota Tangsel, Senin (28/8) malam.

Keberadaannya di ruangan bersama sejumlah teman wanita lainnya hanya mencari hiburan saja dan bernyanyi. Namun, tim petugas tetap menanyakan identitas diri sekitar empat wanita malam yang ada di ruang tersebut karena hanya dua yang membawa kartu indentitas, mereka semua kemudian diangkut ke mobil petugas.

Wanita muda yang mengaku bernama Lili,20, warga Serpong, tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya ikut dengan petugas ke dalam mobil untuk dilakukan pendataan berkaitan identitas dirinya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin, mengakui adanya kegiatan razia ke sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Serpong dan Setu berkaitan dengan informasi warga sekitar dengan semakin maraknya keberadaan wanita penghibur atau pelacur jalan di kawasan tersebut.

“Keresahan warga dan pemakai kendaraan yang melintas di kawasan Serpong dan Setu langsung ditindak lanjuti dan berhasil menangkap sekitar 19 wanita malam,” tuturnya yang kemudian langsung dilakukan pendataan serta dikirim ke panti sosial di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ada beberapa kafe atau tempat hiburan malam yang didatangi atau dicek keberadaan wanita malam tersebut, tuturnya antara lain kafe sahabat, lembayung, samudra, mambo dan family tidak hanya menjaring wanita penghibur saja tapi pihaknya juga menyita sejumlah minuman beralkohol.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, beberapa waktu lalu, menegaskan pihaknya sangat mendukung serta tidak akan mundur sedikit pun dalam menanggani masalah peredaran miras maupun keberadaan wanita malam yang sangat meresahkan warga sekitar. “Saya mendukung tindakan tersebut karena sudah sesuai aturan yang ada jadi harus terus dilakukan pengawasan secara ketat kalau pelu rutin dilakukan patrol dan razia,” tuturnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment