Sekolah Dihancurkan Tentara Israel, Anak-Anak Palestina Belajar di Tenda

Anak-Anak Palestina Memasuki Tenda Darurat Sebagai Pengganti Sekolah Mereka. [Foto: Al Jazeera]

BERITAKITA.CO | Menyanyikan lagu kebangsaan adalah ritual rutin bagi para siswa di Palestina sebelum memulai aktivitas belajar di sekolah.

Tapi ada yang aneh terjadi pagi itu di awal tahun ajaran baru sekolah, ketika siswa-siswa desa Jubbet adh-Dibh di Tepi Barat Palestina selesai menyanyikan lagu kebangsaan, mereka hanya memasuki tenda yang penuh dengan kursi kayu dan buku dan juga ada dua papan tulis putih didalamnya.

Kenapa hal itu terjadi?

Ternyata sekolah mereka telah dibongkar dan dihancurkan secara keji oleh militer zionis Israel.

“Kami menyambut semester akademis baru dengan sekolah yang telah dibongkar,” kata Ibtissam Shaibat, seorang guru bahasa Arab dan matematika dari departemen pendidikan Bethlehem, kepada Al Jazeera.

“Pada hari pertama sekolah, saya tiba sekitar pukul 07.30. Sungguh mengerikan ketika saya melihat bahwa sekolahnya sudah tidak ada di sini.”

Aktivitas Belajar di Dalam Tenda.

Tenda yang baru dipasang itu berfungsi sebagai ruang kelas sementara, karena minimnya ruang, satu kelas terpaksa berlangsung di luar, di bawah terik matahari.

Itulah gambaran kecil kehidupan masyarakat Palestina yang hidup di bawah kekejaman pendudukan zionis. Bukan hanya tanah milik Palestina yang diambil paksa oleh zionis, bahkan sekolahpun mereka hancurkan demi memuaskan nafsu kekuasaan mereka.

Hanya media Al-Jazeera yang mau dan berani memberitakan kondisi seperti ini kepada dunia, sedangkan media-media lain seperti CNN, ABC News, dan media sejenis milik para Yahudi, mati rasa untuk melaporkan kejahatan ini.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment