Kuasa Hukum Akan Ajukan SP3 Kasus Habieb Rizieq Shihab

BERITAKITA.CO | Sugito Atmo Pawiro, salah seorang dari tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab mengaku akan mengajukan permohonan penghentian penyidikan atau SP3 atas kasus yang menimpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) soal chat pornografi. Hal tersebut menyusul telah diperiksanya kliennya itu oleh penyidik di Arab Saudi pada 27 Juli 2017 lalu.

“Jadi penanganan pemeriksaan itu sebagai kebiasaan di dalam hukum acara pemeriksaan berarti beliau sudah diperiksa. Kami akan mengajukan permohonan SP3 terhadap Habib Rizieq karena Habib sudah diperiksa sebagai saksi dan tersangka,” kata Sugito saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Minggu, (20/8/2017).

Menurut Sugito, alasan mereka hendak mengajukan permohonan SP3 karena alat bukti yang dimiliki penyidik tidak cukup untuk mempidanakan Habib Rizieq. Selain itu, orang yang telah meng-upload dugaan chat pornografi juga belum terungkap dan dikatakan oleh mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan jika peng-upload berada di Amerika.

“Kedua, ini kan masuk domain privat. Jadi harus ada dari keluarganya. Mestinya Firza yang melaporkan. Ini gak jelas. Ini domain privat tiba-tiba jadi domain publik. Ini menurut saya menjadi tidak fair. Menurut saya ini sebenarnya delik aduan. Tiba-tiba muncul begini-beguni. Nah ini kami keberatan dan itu alasan mengajukan SP3,” ujarnya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, ada beberapa hal yang harus dipenuhi saat penyidik akan melakukan SP3 suatu perkara. Sementara untuk kasus dugaan chat pornografi antara Habib Rizieq dan Firza pihaknya bahkan sama sekali belum memikirkan untuk melakukan SP3.

“Sebenarnya pengacara lebih mengetahui lah, lebih tahu syarat-syarat SP3 itu apa, tersangka lebih tahu. Kita tunggu saja,” kata Adi di Mapolda Metro Jaya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment