Barcelona Mendapat Serangan Teror dari ISIS

Salah Seorang Korban Dibawa ke Rumah Sakit dengan Ambulan [Foto:Deadline]

BERITAKITA.CO | Barcelona mendapatkan serangan teror pada hari Kamis (17/8) sore waktu setempat. Tiga belas orang tewas dan sedikitnya 50 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut, kata Menteri Dalam Negeri Catalunya Joaquim Forn.

Seorang pria, yang digambarkan bertubuh langsing dan berusia sekitar 20 tahunan, dengan mengendarai mobil van berwarna putih , berusaha menabrak kerumunan orang di Lam Ramblas, yang merupakan daerah wisata terkenal di Barcelona.

Pihak kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror.

Kelompok teroris ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang di kota Barcelona, seperti dilansir oleh kantor berita Amaq, yang merupakan  corong media milik ISIS.

“Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara ISIS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,” kata kantor berita itu.

Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut.

Pria yang menubrukkan mobil van ke arah kerumunan itu diindentifikasi oleh media massa Spanyol bernama Driss Oukabir.

Media setempat juga melaporkan bahwa para pelaku teror itu tewas ketika terjadi baku tembak dengan polisi.

Para saksi mata menceritakan bahwa mereka melihat sebuah mobil van warna putih mengebut di sepanjang trotoar, secara sengaja mengincar orang-orang.

Mobil itu menabrak banyak orang hingga mereka tersungkur ke jalanan dan lari berhamburan ke arah toko-toko dan kedai untuk menyelamatkan diri, demikian menurut laporan BBC.

Stasiun televisi publik nasional Spanyol RTVE juga melaporkan bahwa kendaraan yang digunakan untuk melakukan serangan tersebut merupakan hasil sewaan dari kota itu.

Van kedua yang terkait dalam serangan telah ditemukan di kota kecil bernama Vic, yang berada di utara Barcelona, kata pihak berwenang.

Sejak awal 2015, Spanyol telah menahan lebih dari 230 tersangka teroris garis keras, demikian dilaporkan oleh Reuters.

Sementara itu, pihak kepolisian Spanyol juga membenarkan bahwa mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment