Haji Uma Beraksi di Sidang Paripurna DPD RI

Haji Uma Saat Beraksi dalam Sidang Paripurna DPD.

BERITAKITA.CO | Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman atau yang lebih akrab dipanggil Haji Uma, menunjukkan taringnya dalam Sidang Paripurna DPD RI yang berlangsung di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/8).

Haji Uma mengkritisi pencabutan terhadap dua pasal dalam  Undang-Undang Pemerintah Aceh(UUPA) yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Dia mengatakan bahwa pusat mengabaikan kekhususan Aceh.

“Pencabutan dua pasal dari UU Pemerintah Aceh tersebut, jelas telah mengabaikan kekhususan Aceh yang diatur oleh UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh”, ujar Haji Uma di dalam sidang tersebut.

Di hadapan unsur pimpinan dan seluruh anggota DPD RI, para undangan serta wartawan yang meliput jalannya Sidang Paripurna DPD RI, Haji Uma juga mengemukan bahwa akibat pencabutan  terhadap pasal 57 dan pasal 60 UUPA tentang Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) telah memunculkan polemik di Aceh.

Selain mengabaikan Aceh, Pemerintah Pusat juga mengabaikan teknis pelaksanaan dalam hal konsultasi dengan DPR Aceh sebagaimana diatur dalam UUPA, di mana hal ini tidak dijalankan oleh Pansus RUU Pemilu.

Di samping masalah UUPA, dalam Sidang tersebut Haji Uma juga menyampaikan permasalahan dalam proses konstruksi titik eksplorasi PT. Medco E&P Malaka di Aceh Timur. Di sana terjadi konflik ketenagakerjaan antara masyarakat lokal dan luar Aceh dan terjadi pelanggaran UU Ketenagakerjaan dengan adanya kontrak di luar ketentuan regulasi berlaku.

Terkait masalah ini, Haji Uma meminta DPD RI untuk menindaklanjuti temuan tersebut dengan membuat agenda rapat kerja dengan Kementerian ESDM. Masalah lain yang diangkat Haji Uma yaitu temuan hasil tinjauan lapangan terhadap KMP Tanjung Burang yang semakin sering mengalami kerusakan dan terpaksa berhenti beroperasi melayani rute penyeberangan Banda Aceh-Sabang.

Pasca beraksi dalam Sidang Paripurna tersebut, Haji Uma mendapat aplaus yang sangat meriah dari para anggota DPD lainnya dan secara spontan mereka mengelu-elukan nama Haji Uma.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment