Kapolri : Ada Praduga, Barang Bukti Narkoba Dijual Penyidik

BERITAKITA.CO | Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional (BNN) secara bersamaan memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkoba dalam jumlah besar. Sabu seberat 1,4 ton dan 1,2 juta butir ekstasi adalah barang bukti penangkapan sejak Januari hingga Juli 2017.

Saat pemusnahan barang bukti tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan kerap ada suara minoritas yang mengatakan ke mana larinya barang bukti narkoba yang selama ini banyak disita. “Praduga suara tersebut biasanya mengatakan barang bukti diambil atau dijual oleh penyidik,” ujarnya.

“Sejak awal saya sudah menyampaikan kepada petugas agar barang bukti ditangani secara khusus, dijaga tidak hanya oleh penyidik tetapi dijaga oleh anggota yang lain seperti propam, dirjen, irwasda,” ucap Tito, Selasa (15/8) di lokasi pemusnahan Angakasa Pura Bandara Soekarno Hatta.

Demi menghapus tudingan itu, Tito kemudian memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi barang bukti. “Saya juga peringatkan kepada komandan agar tegas kepada anggotanya,” sambungnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso yang juga hadir pada saat pemunsnahan tersebut, menegaskan kondisi republik ini yang sedang darurat narkoba.

“Di negara kita saat ini kondisinya parah banget akan narkoba, hasil sitaan ini hanya sebagian dan sebagian jenis narkotika. Narkotika jenis baru itu banyak, untuk saat ini ada 66 yang ketahuan. Juga ada narkotika yang booming lewat youtube yakni Flakka juga sudah masuk ke Indonesia,” jelas Budi.

Dalam memerangi peredaran narkotika, Budi Waseso menuturkan tidak ada kata terlambat. Seluruh lapisan masyarakat harus ikut andil dan tegas dalam memeranginya.

“Tidak ada istilah terlambat!,” tegasnya.

Pemusnahan ini dilakukan serentak di seluruh polda di mana merupakan tangkapan dari Mabes Polri, Polda, BNN, dan Bea Cukai. Lebih dari 1 juta ekstasi dan 1.4 ton sabu dimusnahkan di lokasi Pemusnahan Angakasa Pura Bandara Soekarno Hatta.

Jumlah tersangka dari seluruh barang bukti yang diamankan ini 286 orang, khusus di Bandara Soekarno Hatta melibatkan 36 tersangka yang terdiri dari 9 WNA dan 27 WNI.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment