Diego Costa Diperlakukan Seperti “Penjahat” di Chelsea

Penyerang Chelsea Diego Costa [Foto: Daily Express]

BERITAKITA.CO | Penyerang naturalisasi asal Spanyol, Diego Costa, menyatakan bahwa ia merasa diperlakukan tak ubahnya seperti ‘penjahat’ di Chelsea dan menegaskan keinginan untuk pindah ke Atletico Madrid.

Dalam sebuah wawancara, Diego Costa menggambarkan perlakuan seperti ‘kriminal’ terhadapnya dan memastikan dirinya ingin kembali ke Spanyol bersama Atletico Madrid.

Dalam pertandingan pembuka Liga Primer Inggris, secara mengejutkan Chelsea kalah di kandang sendiri dari Burnley, 2-3. Dalam pertandingan tersebut, Costa tidak diturunkan, dan dalam pertandingan itu Chelsea tampil dengan sembilan pemain setelah kapten baru mereka, Gary Cahill dan gelandang asal Spanyol Cesc Fabregas, terkena kartu merah.

Diego Costa bermain terakhir kalinya untuk Chelsea di final Piala FA pada bulan Mei lalu, dan mendapat pesan teks di teleponnya pada bulan Juni dari pelatih Antonio Conte bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari tim untuk musim 2017-2018.

Striker berusia 28 tahun itu mengatakan klub London tersebut sekarang menuntutnya untuk kembali berlatih dengan tim cadangan.

“Mengapa mereka tidak membiarkan saja saya pergi jika mereka sudah tidak menginginkan saya?” Dia bertanya dalam wawancaranya dengan Daily Mail.

“Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan, saya harus memikirkan diri saya sendiri. Saya sudah menjadi anak yang baik di sini dan mencoba melakukan hal yang benar. Keinginan saya sekarang adalah pindah ke Atletico.”

Costa bergabung dengan Chelsea dari Atletico Madrid pada tahun 2014 dan turut memenangkan dua gelar Liga Primer dan Piala Liga bersama klub London itu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment