Polisi Akan Periksa Novel Baswedan di Singapura

BERITAKITA.CO | Kepolisian Daerah Metro Jaya terus bekerja keras untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Minggu depan, penyidik dari Polda Metro Jaya berencana terbang ke Singapura untuk memeriksa Novel didampingi pimpinan KPK.

“Kita sudah kirimkan surat ke KPK untuk mendampingi kapan berangkatnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu (12/8).

Dikirimkannya penyidik ke Singapura lantaran dokter yang merawat Novel telah memberikan ijin kepada polisi untuk memeriksanya. “Itu urusan KPK (ijin dokter Singapura-Red), polisi cuma meminta KPK untuk mendampingi ke sana,” ujarnya.

Walau demikian, mantan Kabid Humas Polda Jatim tersebut masih enggan membeberkan hari pasti dan materi pemeriksaan yang akan disampaikan penyidik kepada Novel. “Itu sudah subtansi penyidikan jadi saya tidak bisa menyampaikan,” tutur Argo.

Mengenai berapa jumlah personel penyidik yang ditugaskan untuk memeriksa Novel juga tidak dijelaskan. “Jumlahnya (penyidik-Red) seperlunya aja nggak usah banyak-banyak yang penting bisa ngetik sama nanya aja,” ucap dia.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Novel akan menjalani operasi besar pada 17 Agustus 2017. KPK menyarankan agar Polri melakukan pemeriksaan sebelum operasi tersebut.

“Sebelum operasi, Novel diharuskan istirahat dan melakukan sejumlah persiapan. Dan tentu saja karena ada bagian gusi yang diambil, akan ada beberapa hambatan-hambatan yang terjadi ketika selesai operasi. Sehingga kalau dikaitkan dengan kebutuhan pemeriksaan, waktu yang tepat untuk dilakukan pemeriksaan adalah sebelum operasi, sebelum jadwal istirahat yang disampaikan oleh dokter,” kata Febri di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/8).

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment