China Desak Trump Menjaga “Kata-Kata dan Tindakan”

BERITAKITA.CO | Presiden China Xi Jinping mendesak Presiden AS Donald Trump dan Korea Utara untuk menghindari “kata-kata dan tindakan” yang dapat memperburuk situasi, seperti diberitakan Xinhua.

Trump dan Korea Utara saling menyampaikan retorika permusuhan, di mana presiden AS mengancam untuk menghujani Korea Utara dengan “tembakan dan kemarahan”.

Tetapi China, yang merupakan satu-satunya sekutu Korea Utara, medesak agar masing-masing pihak bisa menahan diri.

Seperti diberitakan Xinhua, dalam percakapan melalui telepon Xi mengatakan kepada Trump bahwa “seluruh pihak yang bersangkutan” harus menghentikan “ucapan dan tindakan” yang dapat memperuncing suasana.

Xi juga menekankan bahwa China dan AS memiliki “kepentingan yang sama” mengenai denuklirisasi dan menjaga perdamaian di semenanjung Korea.

Sebelumnya Presiden Trump mencela China karena tidak menahan Korea Utara melakukan uji coba persenjataannya, dengan mengatakan bahwa negara itu dapat melakukan “lebih banyak”.

Gedung putih mengatakan AS dan China sepakat bahwa Korea Utara harus menghentikan “perilaku provokatifnya”.

Sementara itu, pejabat Korea Utara menyampaikan pernyataan melalui kantor berita milik pemerintah KCNA pada Sabtu (12/08) yang menyebutkan pemerintahan Trump “harus berbicara dan bertindak yang pantas,” jika tidak ingin “imperium Amerika menemui malapetaka yang tragis”.

Ketegangan yang terjadi akibat program nuklir Korea Utara yang berkepanjangan semakin memburuk ketika Korea Utara melakukan uji rudal balistik antar benua pada Juli lalu.

Korea Utara juga menunjukan kemarahannya kepada keputusan PBB untuk meningkatkan sanksi ekonomi terhadap negara tersebut, pekan lalu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment