Fasilitas AS dan Wilayah Korsel Jadi Target Rudal Korut

Tentara Korea Selatan Sedang Meluncurkan Sistem Persenjataan Roket. [Foto: Kim Hong-Ji / Reuters]

BERITAKITA.CO | Korea Utara mungkin akan memenuhi ancamannya untuk menyerang fasilitas AS yang ada di wilayah Korea Selatan jika tekanan Washington terus berlanjut dan menempatkan Pyongyang pada jalan buntu, kata seorang pensiunan Mayor Jenderal Rusia, Pavel Zolotarev  kepada Russia Today.

Tekanan yang meningkat dari Washington dapat memaksa Korea Utara untuk “bersikap tegas dalam hal tindakan balasan,” dengan Korea Selatan menjadi sandera dalam situasi ini, dia memperingatkan.

“Penyerangan dapat dilakukan, yang menargetkan fasilitas AS atau wilayah Korea Selatan sendiri,” kata Zolotarev, yang merupakan wakil direktur Institut Studi AS dan Kanada di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

“Orang tidak boleh lupa bahwa ibukota Korea Selatan, Seoul, berada dalam jangkauan artileri (Korea Utara),” tambahnya.

Pakar tersebut menekankan bahwa klaim Tentara Rakyat Korea bahwa mereka memiliki rencana untuk menggempur pangkalan AS di Guam janganlah dianggap gertakan semata.

“Setiap militer negara harus menguraikan strategi menyeluruh untuk segala kemungkinan. Jadi, jika militer Korea Utara membicarakan rencana tersebut, itu berarti mereka benar-benar memilikinya,” jelasnya.

Namun, dia menyatakan ragu bahwa Pyongyang saat ini memiliki kemampuan untuk melakukan serangan nuklir terhadap pangkalan Amerika di Guam dan tempat lain jika diserang.

“Mereka mengklaim mereka memilikinya, namun memiliki rudal jarak jauh dan mampu melakukan serangan nuklir adalah dua hal yang berbeda. Mereka perlu membuat hulu ledak nuklir yang bisa dibawa rudal mereka, untuk belajar bagaimana mencapai target dengan jarak jauh, “kata salah satu pendiri Dewan Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Rusia tersebut.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment