Lima Belas Warga Palestina Terluka Akibat Bentrok dengan Tentara Israel

Tentara Pendudukan Israel [Foto: via Maan, file]

BERITAKITA.CO | Lima belas orang Palestina terluka terkena tembakan peluru karet, sementara puluhan lainnya menderita gangguan pernafasan akibat tembakan gas air mata saat bentrok dengan pasukan Israel yang meletus  pada hari Rabu (9/8) di desa Kobar, timur laut Ramallah di Tepi Barat.

Pasukan Israel bergerak menuju Kobar dan menutup dua jalur masuk utama ke desa tersebut dengan gundukan tanah dan bebatuan, dan memasang pos pemeriksaan untuk mencegah warga Palestina untuk keluar masuk desa tersebut, menurut penduduk setempat.

Bentrokan terjadi antara pasukan Israel dan pemuda Palestina yang berusaha mencegah tentara Israel memasuki dan merampok rumah Omar al-Abed, 19, yang ditahan bulan lalu setelah dia menusuk dan membunuh tiga pemukim Israel di pemukiman ilegal Yahudi, Halamish.

Penduduk setempat mengatakan bahwa pasukan Israel “menyerang para pemuda,” menggerebek dan menggeledah rumah al-Abed, merusak perabotan, dan menahan ayah dan paman remaja tersebut.

Saksi mata menambahkan bahwa pasukan Israel menembakkan peluru karet dan gas air mata pada pemuda yang melemparkan batu ke tentara Israel.

Ambulan dari Bulan Sabit Palestina melakukan evakuasi terhadap para pemuda Palestina yang terluka ke daerah Ramallah melalui sebuah jalan lain di desa tetangga Burham.

Selama bentrokan tersebut, pasukan Israel menahan tiga orang Palestina, yang diidentifikasi oleh penduduk setempat bernama Yasser al-Abed, Basil al-Fahed, dan Muhannad Shalash, seperti dilaporkan oleh Palestine Chronicle.

Tindakan yang dilakukan oleh pihak Israel telah lama mendapat kritik keras dari kelompok hak asasi manusia yang mengatakan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment