Gitaris Pink Floyd Ajak Musisi Inggris Boikot Israel

Roger Waters, Salah Seorang Legenda Musik Asal Inggris. [Foto: Josie Lepe/Bay Area News Group]

BERITAKITA.CO | Salah seorang personil grup rock asal Inggris yang juga gitaris Pink Floyd, Roger Waters telah mengkritik sesama musisi rock lainnya karena tidak ikut ambil bagian dalam upaya memboikot Israel, saat dia berbicara dengan Russia Today  (RT) dalam sebuah wawancara pada hari Kamis (10/8).

Selain membahas Presiden Donald Trump, ketegangan yang terus berlanjut antara AS dan Rusia, dan lobi Israel, Waters juga mengkritik grup musik rock Radiohead karena menolak berpartisipasi dalam gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) atau Boikot, Pengambilalihan dan Sanksi untuk hak-hak Palestina, dalam wawancara tersebut.

Waters dan pendukung BDS lainnya baru-baru ini meminta Radiohead untuk bergabung dengan pemboikotan budaya Israel dan membatalkan sebuah pertunjukan yang dijadwalkan di Tel Aviv bulan lalu. Band ini menolak ajakan tersebut, namun Waters masih berharap bisa berbicara dengan mereka secara pribadi.

Thom Yorke yang merupakan vokalis utama dari Radiohead menjelaskan bahwa bandnya tidak mendukung pemerintah Israel atau pendudukannya di Palestina. Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa band ini juga tidak mendukung Presiden Trump, namun hal itu tidak menghalangi Radiohead untuk manggung di AS.

“Thom Yorke salah karena tidak mendukung boikot atas kebijakan pemerintah Israel dengan manggung di sana,” kata sang gitaris bass Pink Floyd ini kepada RT.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment