Sekitar 100,000 Pengungsi Akan Kembali ke Suriah dari Turki

Salah Satu Tempat Penampungan Pengungsi Suriah yang Berada di Turki. [Foto : hurriyetdailynews]

BERITAKITA.CO | Sebuah proyek kerja sama antara Kementerian Kebijakan Keluarga dan Sosial Turki bersama Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), diperkirakan akan memulangkan sekitar 100.000 pengungsi Suriah yang saat ini berada Turki pada akhir 2017.

Sejumlah warga sipil Suriah akan segera kembali ke Suriah setelah Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Syiah (FSA) mempercepat Operasi Perisai yang dimulai pada bulan Agustus 2016 untuk membersihkan sekitar 2.000 kilometer persegi provinsi Azez, Mare dan al-Bab di Suriah dari cengkraman ISIS dan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG).

Sampai saat ini, sektar 70.000 orang Suriah telah kembali ke provinsi yang telah dibersihkan ini dan 100.000 lebih pengungsi diperkirakan akan kembali pada akhir tahun 2017.

Proyek yang diawasi oleh kementerian tersebut dan UNHCR juga bertujuan untuk menormalkan kehidupan sehari-hari di al-Bab. Dengan demikian, pekerjaan infrastruktur, pembukaan toko roti, penyediaan air bersih, pemeliharaan layanan pendidikan, dan perbaikan bangunan milik negara seperti rumah sakit dan sekolah merupakan bagian utama dari proyek tersebut.

Sejumlah guru, perawat, dokter, operator alat berat, pekerja jalan raya dan awak kapal dari Badan Penanggulangan Bencana (AFAD) Turki akan dikirim ke daerah tersebut pada akhir September ini.

Setelah menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan keamanan, 100.000 pengungsi Suriah akan kembali ke al-Bab pada akhir tahun ini, menurut salah seorang pejabat Turki, seperti dilaporkan oleh salah satu media Turki, hurriyetdailynews.

Sebagai bagian dari proyek tersebut, dukungan psikologis juga diberikan kepada perempuan Suriah, anak-anak dan keluarga yang berencana untuk kembali ke Suriah.

Sementara itu, bagian lain dari proyek ini bertujuan untuk meningkatkan integrasi sekitar 3,5 juta pengungsi Suriah yang saat ini berada di Turki.

Sementara itu, sebuah survei yang dilakukan oleh Hacettepe University di Ankara tentang keinginan mahasiswa Suriah di Turki menunjukkan bahwa 27 persen dari mereka tidak berencana untuk kembali ke Suriah. Sementara 52 persen mengatakan mereka akan kembali ke Suriah setelah perang saudara berakhir.

Sekitar 14.700 siswa Suriah di Turki dan 120 akademisi dilibatkan dalam survei ini.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment