Israel Curi Dokumen Wakaf dari Ruang Perpustakaan Masjid Al-Aqsha

Masjid Al-Aqsha. [Foto Al Jazeera]

BERITAKITA.CO | Selama penutupan Masjid Al-Aqsha bulan lalu, otoritas pendudukan Israel mencuri dokumen penting dari Masjid Al-Aqsha yang berkaitan dengan properti dan wakaf Yerusalem, seperti diungkapkan oleh Felesteen.ps pada hari Senin (7/8) kemarin.

Ketua Pusat Internasional Yerusalem Hassan Khater mengatakan bahwa otoritas pendudukan Israel telah mencuri dokumen dari “ruang, perpustakaan dan  arsip dokumenter” Masjid Al-Aqsha saat pasukan Israel berada di sana selama penutupan.

“Melalui dokumen-dokumen ini, pendudukan Israel mencuri properti dan real estat dari kantor wakaf Yerusalem,” kata Khater, mencatat bahwa pencurian dokumen-dokumen ini adalah “bencana nyata”.

Dia mencatat bahwa dokumen-dokumen ini mencakup “rincian, rahasia dan tanda tangan”, dan menambahkan bahwa lebih dari 90 persen Kota Tua Yerusalem adalah bagian dari wakaf.

Khater menekankan bahwa “kemampuan pendudukan Israel untuk menduplikasi dokumen akan membahayakan wakaf kota ini.” Seperti dilansir oleh Palestine Chronicle

Dia juga mengungkapkan ketakutannya bahwa pendudukan Israel akan menggunakan dokumen-dokumen ini untuk membantu melaksanakan rencana Judaisasinya di kota suci tersebut, dengan catatan bahwa Yudaisasi adalah “pertempuran utama” antara Palestina dan Israel.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment