Tentara Israel Membiarkan Pemukim Yahudi Menyerang Warga Palestina

Tentara Israel Sedang Berjaga di Pemukiman Palestina. [Foto : AFP / HAZEM BADER]

BERITAKITA.CO | Satu keluarga Palestina yang tinggal di Hebron telah diserang oleh para pemukim ilegal Yahudi pada hari Minggu (6/8), mengakibatkan  empat orang dari keluarga tersebut luka-luka.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa dua warga Palestina dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, di mana salah satunya menderita patah tulang lengan dan yang lainnya menderita cedera kepala.

Penduduk setempat mengatakan bahwa pemukim Yahudi telah menyerang rumah-rumah Palestina di lingkungan tersebut. Beberapa warga mengatakan bahwa mereka telah melaporkan kejadian tersebut ke Komite Palang Merah Internasional (ICRC) yang berkantor di sana.

Sumber lokal menambahkan bahwa pasukan keamanan Israel hadir di wilayah tersebut pada saat kejadian dan telah menyaksikan serangan tersebut, namun tidak mengambil tindakan apa-apa.

Seorang juru bicara ICRC mengatakan bahwa dia akan menyelidiki laporan kejadian tersebut.

Kelompok Solidaritas aktivis pro-Palestina telah merilis sebuah video terkait insiden tersebut, yang menunjukkan pemukim Yahudi melemparkan batu ke orang-orang Palestina yang sedang dalam perjalanan mereka kembali dari masjid.

“Tentara gagal membubarkan para pemukim, namun memilih untuk membubarkan orang-orang Palestina yang hadir dengan granat listrik,” kata kelompok tersebut.

Selain itu, kantor berita Shehab yang berbasis di Gaza merilis sebuah video tentang insiden tersebut, yang juga menunjukkan pasukan Israel menembak granat listrik di lingkungan Palestina selama serangan tersebut terjadi.

Menurut dokumentasi PBB, ada 107 serangan yang dilaporkan terhadap warga Palestina dan propertinya di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, pada 2016, dengan 77 serangan dilaporkan terjadi sejak awal 2017.

Banyak aktivis Palestina dan kelompok hak asasi manusia menuduh Israel membina “budaya impunitas” bagi pemukim Yahudi dan tentara yang melakukan tindakan kekerasan terhadap orang-orang Palestina. Otoritas Israel melakukan dakwaan hanya 8,2 persen kasus pemukim Israel yang melakukan kejahatan anti-Palestina di Tepi Barat yang diduduki dalam tiga tahun terakhir, menurut LSM Israel Yesh Din.

Sementara itu, orang-orang Palestina yang diduga atau benar-benar melakukan serangan terhadap orang Israel biasanya ditembak mati di tempat kejadian atau menghadapi hukuman penjara yang lama.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment