Erdoğan: PKK Tidak Mewakili Kurdi, Bahkan Mereka Membunuh Warga Kurdi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan. [Foto: YeniSafak]

BERITAKITA.CO | Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan bahwa Partai Pekerja Kurdi atau dalam bahasa Kurdi: Partiya Karkerên Kurdistan (PKK), sebuah kelompok teror yang mengklaim mewakili Kurdi, ternyata juga membunuh orang Kurdi sendiri.

Saat berbicara pada sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Agama Turki, Sabtu (5/8), Erdogan mengatakan: “PKK mengatakan: ‘Kami adalah perwakilan rakyat Kurdi’. Mereka berbohong … mereka mendesak orang-orang Kurdi untuk turun ke jalan setelah mereka mendapat sedikit keberhasilan pada 7 Juni 2015 dalam pemilihan umum, dan mereka menyebabkan 53 orang terbunuh.

“Siapa yang terbunuh? Semuanya adalah warga Kurdi. Bagaimana dengan si pembunuh? Mereka juga orang Kurdi. Bukankah Anda adalah wakil rakyat Kurdi? “

Presiden Turki tersebut juga mengatakan bahwa kelompok teroris “separatis” justru melecehkan anak-anak dengan “mencuri mimpi dan merobek hidup mereka”.

Dia mencatat bahwa PKK secara khusus menargetkan sekolah, asrama dan guru dalam aksi teror mereka.

Erdogan juga mengatakan bawa kelompok teror tersebut telah menodai hubungan anak-anak dengan pendidikan dan agama mereka, untuk mengubahnya menjadi budak ideologinya.

“Jelas bahwa tujuan organisasi tersebut adalah untuk memutuskan hubungan anak-anak kita di wilayah tenggara Turki dengan sekolah dan masjid, untuk mengubahnya menjadi budak, pelayan dan robot dari ideologi sesat mereka sendiri.”

“Karena mereka tahu terorisme atau teroris tidak bisa menemukan tempat berteduh di masjid.”

PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris juga oleh A.S. dan UE – melanjutkan kampanye bersenjata melawan Turki pada bulan Juli 2015.

Sejak saat itu, mereka telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 1.200 personil keamanan dan warga sipil Turki, termasuk sejumlah wanita dan anak-anak.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment