Polisi Italia Tangkap Perawat yang Memberikan Morfin pada Bayi

BERITAKITA.CO | Pihak kepolisian kota Verona, Italia, telah menahan seorang perawat berusia 43 tahun karena dicurigai memberikan morfin pada bayi yang baru lahir yang menyebabkan bayi tersebut mengalami kegagalan pernafasan. Morfin tersebut diduga diberikan pada bayi untuk menjaga agar si bayi tetap tenang dan tidak rewel.

Perawat, yang identitasnya masih dirahasiakan, dituduh memberikan dosis di sebuah rumah sakit Verona pada malam sekitar (19-20/30), seperti dilaporkan oleh media-media Italia.

Pihak berwenang percaya bahwa obat tersebut diberikan untuk menenangkan si bayi dan menghentikannya untuk menangis. Pada saat itu, bayi yang lahir prematur tidak memiliki prasyarat medis yang bisa membenarkan penggunaan obat penghilang rasa sakit. Bayi itu seharusnya bisa keluar dari University Hospital di Verona keesokan harinya.

Obat tersebut menginduksi kegagalan pernafasan berulang pada bayi baru lahir. Bayi itu diselamatkan setelah dilarikan ke unit perawatan intensif neonatal di Rumah Sakit Sipil Verona di mana bayi tersebut diberi obat Naloxone, yang digunakan menangkal efek obat morfin tersebut.

Tes darah yang dilakukan setelah bayi tersebut diselamatkan mengungkapkan adanya kandungan morfin dalam darah.

Penyidik ​​menduga bahwa perawat tersebut, yang merupakan seorang wanita beranak tiga, juga menyarankan rekan-rekannya untuk memberikan morfin dan benzodiazepin kepada bayi, hanya untuk “menenangkan bayi.”

Saat petugas menangkapnya, Kamis (4/8), wanita tersebut dilaporkan tidak menunjukkan rasa penyesalan.

“Saat kami menangkapnya, dia tidak bereaksi. Dia sangat dingin,” kata salah seorang petugas polisi.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment