India Akan Pesan 2.100 Pesawat Baru Hingga 20 Tahun ke Depan

Pesawat Boeing 787 Dreamliner Milik Maskapai Air India [Foto: NYCAviatio]

BERITAKITA.CO | Perusahaan kedirgantaraan Amerika Boeing Co, pada hari Senin (31/7) mengatakan bahwa mereka memperkirakan maskapai penerbangan India akan memesan hingga 2.100 pesawat baru senilai $ 290 miliar selama 20 tahun ke depan dan menyebutnya sebagai perkiraan tertinggi untuk negara  dengan perekonomian terbesar ketiga di Asia, seperti dilansir oleh Reuters.

India adalah salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan lalu lintas penumpang domestik tumbuh sekitar 20 persen dalam beberapa tahun terakhir.

“Meningkatnya jumlah penumpang, dikombinasikan dengan nilai tukar yang kuat, harga bahan bakar rendah dan faktor beban tinggi menjadi pertanda baik bagi pasar penerbangan India, terutama untuk maskapai bertarif rendah,” kata Dinesh Keskar, wakil presiden senior Boeing Commercial Airplanes bidang penjualan Asia Pasifik dan India.

Pembuat pesawat jet terbesar di dunia mengatakan bahwa mereka memperkirakan pertumbuhan penumpang sekitar 8 persen di Asia Selatan, yang didominasi oleh India, dalam 20 tahun ke depan, dibandingkan dengan pertumbuhan penumpang rata-rata dunia sekitar 4,7 persen.

Tahun lalu, India telah merombak regulasi yang mengatur industri penerbangannya, norma-norma liberalisasi untuk operator domestik agar dapat terbang ke luar negeri dan melakukan perjalanan udara ke kota-kota yang lebih kecil dengan membatasi tarif udara dan bandara terbuka.

“Boeing dapat meningkatkan perkiraan permintaan tahun depan, tergantung pada seberapa cepat rencana India untuk konektivitas regional lepas landas,” ujar Keskar.

Boeing mendominasi pasar pesawat terbang berbadan lebar di India, di mana maskapai Jet Airways (JET.NS) dan maskapai penerbangan milik negara Air India adalah  pelanggan terbesarnya.

Operator penerbangan berbiaya rendah mendominasi langit India, menyumbang lebih dari 60 persen penerbangan di negara ini.

“Maskapai Air India masih harus menunggu pengiriman tiga dari 777-300ER dan Jet Airways juga menantikan pesanan 787-9 dari Boeing,” tambah Keskar.

Boeing telah memenangkan 326 pesanan untuk versi terbaru dari 777. Selain pesanan dari Singapore Airlines awal tahun ini, permintaan untuk pesawat bermesin ganda terbesar di dunia telah juga diajukan oleh maskapai penerbangan dari negara-negara Teluk.

Boeing memperkirakan akan ada permintaan sekitar 41.030 pesawat selama 20 tahun ke depan dan menempatkan pangsa pasar India sekitar 5 persen dari total permintaan dunia.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment