PR Irwandi-Nova: Jumlah Penduduk Miskin Aceh Mencapai 872 Ribu Orang

BERITAKITA.CO | Minggu lalu (17/7), Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh merilis sebuah laporan resmi tentang “Profil Kesmiskinan dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk  Provinsi Aceh Maret 2017.”

Dalam abstraksi laporan tersebut, dikatakan bahwa pada Maret 2017, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Aceh mencapai 872 ribu orang (16,89 persen), bertambah sebanyak 31 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2016 yang jumlahnya 841 ribu orang (16,43 persen).

Pada Maret 2017, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Aceh yang diukur oleh Gini Ratio (Nilai Gini Ratio berkisar  antara  0 – 1.  Semakin  tinggi  nilai Gini  Ratio menunjukkan  ketimpangan yang  semakin  tinggi ) Aceh  pada  tahun  2010  tertercatat sebesar 0,329. Angka ini menurun sebesar 0,012 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2016 yang sebesar 0,341.

Selain Gini Ratio ukuran ketimpangan lain yang sering digunakan adalah persentase pengeluaran  pada  kelompok  penduduk  40  persen  terbawah  atau  yang  dikenal  dengan ukuran  ketimpangan  Bank  Dunia. 

Berdasarkan  ukuran  ini,  tingkat  ketimpangan  dibagi menjadi   3   kategori,   yaitu   tingkat   Ketimpangan   tinggi   jika   persentase   pengeluaran kelompok  penduduk  40  persen  terbawah  angkanya  di  bawah  12  persen,  ketimpangan sedang  jika  angkanya  berkisar  antara  12–17  persen,  serta  ketimpangan  rendah  jika angkanya  berada  di  atas  17  persen. 

Pada  Maret  2017,  persentase  pengeluaran  pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 20,33 persen yang berarti Aceh berada pada kategori ketimpangan rendah. Persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah  pada bulan Maret 2017 ini meningkat jika dibandingkan dengan kondisi September 2016 yang sebesar 19,44.

Laporan BPS ini jelas-jelas merupakan pekerjaan rumah bagi Gubernur dan Wakil Gubernur  Aceh yang baru dilantik.

Sesuai dengan visi dan misinya untuk menjadikan “Aceh Hebat”, sudah saatnya Irwandi – Nova menunjukkan komitmennya untuk menghapuskan angka kemiskinan yang masih relatif tinggi di provinsi Aceh.

Rakyat Aceh tentunya akan siap mendukung program kerja Irwandi – Nova, khususnya yang terkait dengan upaya penghapusan kemiskinan ini.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment