Warga Istanbul Demo Menentang Sikap Israel di Masjid Al-Aqsha

Ratusan Warga Istanbul Berdemo di Beyazıt Square untuk Menunjukkan Solidaritas Bagi Palestina. [Foto:Yeni Safak]

BERITAKITA.CO | Ratusan orang berkumpul di Beyazit Square Istanbul pada hari Jum’at (21/7) untuk memprotes pembatasan yang dilakukan Israel terhadap orang-orang Palestina yang memasuki Masjid Al-Aqsa.

Hacer Hacidervisoglu, 26 tahun, yang membawa bayi berusia 5 bulan dalam demonstrasi tersebut, mengatakan bahwa isu Palestina mempengaruhi seluruh komunitas Muslim dan bayinya merupakan bagian dari keseluruhan komunitas Muslim.

“Saya di sini bersama keluarga saya untuk menjadi harapan bagi umat Islam dan takut kepada non-Muslim,” katanya, seperti dilansir oleh sebuah media terkenal Turki, Yeni Safak.

“Al-Aqsa adalah bagian dari iman kita,” tambahnya. “Al-Quds adalah arti Mekkah dan Madinah bagi kita.”

Demonstrasi yang diadakan di seluruh Turki setelah sholat Jum’at kemarin, dilakukan untuk memprotes pelanggaran Israel yang sedang berlangsung di Masjid Al-Aqsa.

Para demonstran meneriakkan slogan anti-Israel dan pro-Palestina dengan membawa bendera Palestina untuk memberikan dukungan kepada  sesama Muslim.

Di Istanbul, puluhan perwakilan dari masyarakat sipil termasuk Yayasan Pemuda Anatolia, Yayasan Bantuan Kemanusiaan, Yayasan Pemuda Turki dan Yayasan Siyer, berkumpul di alun-alun untuk melakukan demonstrasi.

Mereka bersumpah bahwa mereka tidak akan membiarkan Al-Aqsa jatuh ke tangan Israel.

Saat massa di Turki sedang melakukan demo secara besar-besaran, sebuah laporan menyebutkan puluhan orang Palestina terluka saat polisi Israel menyerang sekelompok massa Palestina yang melakukan demo di luar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Polisi Israel yang Membubarkan Demo Warga Palestina. [Foto: Yeni Safak]

 

Puluhan warga Palestina terluka saat bentrokan terjadi dengan polisi Israel di luar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Saksi mata mengatakan polisi Israel menembakkan peluru karet, granat listrik dan meriam air untuk membubarkan pendemo setelah shalat Jum’at.

Ribuan umat Muslim berkumpul di jalan-jalan Yerusalem Timur yang diduduki Israel untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at.

Protes besar-besaran ini bermula pada hari Minggu lalu, setelah imam Masjid Al-Aqsa menentang penggunaan detektor logam yang dipasang setelah adanya serangan senjata pekan lalu yang menyebabkan tiga warga Palestina dan dua petugas polisi Israel tewas.

Langkah-langkah tersebut menyebabkan gelombang kemarahan di kalangan orang-orang Palestina, yang meminta segera dilakukan pemindahan detektor tersebut. Namun, Israel menolak untuk mundur, dengan mengatakan bahwa detektor tersebut sesuai dengan tindakan pengamanan di tempat-tempat suci lainnya di seluruh dunia.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment