Pelacur Impor Kuasai Pasar Prostitusi Ibukota

Para PSK Asal China yang Terjaring Razia.

BERITAKITA.CO | Dunia pelacuran di Indonesia semakin dibanjiri oleh kehadiran pelacur impor. Para pelacur cantik yang berasal Uzbekistan, China, Thailand, dan Vietnam saat ini sudah mulai mendominasi dunia prostitusi, khususnya untuk memenuhi permintaan para pelanggan papan atas.

Razia yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta beberapa waktu lalu di klub-kub malam yang ada di seputaran Jakarta membuktikan keberadaan para pelacur impor ini. Banyak dari mereka yang  diamankan karena melakukan penyalahgunaan visa izin tinggal.

Keberadaan Pekerja Seks Komersil (PSK) impor ini terutama yang berasal dari Uzbekistan dan China menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah  tempat hiburan malam, baik di klub malam, hotel, pijat plus-plus maupun hiburan karaoke.

Menurut pengakuan beberapa kalangan yang terlibat dalam bisnis prostitusi ini, para PSK impor biasanya didatangkan melalui jasa para agen. Tentunya, perlu modal besar untuk mendatangkan para primadona impor tersebut.

Para agen ini biasanya berkedok sebagai kantor pencari bakat seperti model atau lainnya. Kantor ini biasanya juga memiliki jaringan internasional di beberapa negara yang memiliki modus serupa.

Dengan memanfaatkan celah visa wisata atau pelajar yang berkedok pertukaran budaya mereka dapat dengan mulus datang ke Indonesia.

Para pelacur asing ini, umumnya didatangkan dari wilayah atau desa-desa dan keluarga miskin di negara asalnya.

Melalui jasa para agen dan pengelola rumah bordil, para pelacur ini lalu dipermak dan didandani hingga bisa menarik minat para calon pengumbar syahwat di dunia prostitusi.

Keberadaan para PSK ini memang istimewa, tak heran jika mereka mendapat perlakuan khusus di klub-klub malam yang ada di Jakarta. Dalam praktiknya tarif mereka merupakan yang paling tinggi dan para pemilik klub malam tidak akan khawatir para PSK ini tak akan laku.

Selain memiliki pelanggan sendiri, yaitu para pria hidung belang berkantong tebal, kehadiran cewek impor khususnya Uzbekistan dan China telah membuat tempat hiburan malam di Jakarta semakin ramai dengan praktek maksiat.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment