Donald Trump: “Media Palsu” Sering Membuat Berita Fiktif

BERITAKITA.CO | Melalui kicauan di Twitter, Presiden Amerika Donal Trump membela putranya dengan mengatakan anak sulungnya itu “tidak bersalah” di tengah kehebohan yang terkait dengan masalah  e-mail atau surat elektronik (surel) yang memicu spekulasi lebih lanjut terkait peran Moskow dalam pemilihan presiden AS tahun 2016.

Donald Trump Jr merilis serangkaian surel pada Selasa yang menunjukkan dia menerima upaya Rusia untuk mendukung kampanye ayahnya pada pemilu tersebut, dia “ingin mengetahui” informasi yang dapat merusak citra Hillary Clinton dari Moskow.

“Anak saya Donald Jr melakukan pekerjaan yang baik tadi malam,” ujar Trump melalui Twitter, merujuk pada wawancara putranya di Fox News pada hari Selasa.

Menurut sejumlah surel itu, Donald Jr diberitahu oleh seorang teman bahwa dia bisa mendapatkan “informasi tingkat tinggi dan sensitif” yang merupakan “bagian dan dukungan pemerintah Rusia untuk Trump.”

Dia mengatakan di Fox News, pertemuannya dengan seorang perempuan yang diidentifikasi dalam surel itu sebagai “pengacara pemerintah Rusia”, berakhir dengan sia-sia. Dia juga menambahkan bahwa dia tidak memberi tahu ayahnya tentang pertemuan itu karena gagal menghasilkan informasi yang dapat merusak citra Clinton.

“Ingat, ketika Anda mendengar kata-kata ‘narasumber mengatakan’ dari Media Palsu, sering kali beritanya dibuat-buat dan fiktif,” ujar Trump di Twitter.

Tidak jelas Media Palsu mana yang dia maksud, mengingat laporan berita tentang pertemuan Trump Jr dengan pengacara Rusia dikonfirmasi oleh surelnya sendiri, demikian seperti dilansir oleh kantor berita AFP.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment