Haji Uma : Saya Akan Merubah Mindset Orang Aceh

BERITAKITA.CO | Sepeda ontel dan sebilah parang bengkok yang melekat di tangan kanannya, merupakan  ciri khas dari H. Sudirman alias Haji Uma dalam serial komedi Aceh Eumpang Breuh.

Kemampuannya dalam memerankan tokoh antagonis bernama Haji Uma, telah merebut hati banyak penggemarnya sekaligus berhasil meningkatkan popularitas H. Sudirman di kalangan masyarakat Aceh.

Pria kelahiran Puntuet, Aceh Utara, 10 Nopember 1974 ini sontak menjadi selebriti Aceh pasca keberhasilan serial komedi Eumpang Breuh yang sempat menjadi tontonan wajib bagi sebagian besar masyarakat Aceh.

Sebagai seorang publik figur, banyak godaan yang menghadang dan harus dilalui oleh seorang H. Sudirman. Salah satunya adalah dorongan dari berbagai elemen masyarakat agar dirinya maju untuk berkompetisi menjadi salah seorang senator dari Aceh.

“Saya ingin merubah mindset orang Aceh”, katanya, saat redaksi Beritakita.co mewawancarai sang Senator di sebuah cafee di seputaran Lambhuk beberapa waktu yang lalu.

“Dulu banyak yang meragukan kapasitas saya untuk bisa maju menjadi seorang anggota DPD. Seorang pelawak dianggap tidak layak untuk menjadi seorang senator. Saat ini sudah saya buktikan bahwa saya mampu”, ucapnya dengan penuh percaya diri.

Kapasitas yang dimiliki oleh seorang H. Sudirman memang sangat luar biasa. Anda akan merasa kecele jika bertemu dan melakukan wawancara langsung dengannya.

Karakter kesehariannya berbeda jauh dengan tokoh Haji Uma di serial Eumpang Breuh. Cara bertutur katanya terlihat halus dan sangat santun.

Penampilan fisiknya juga sangat jauh berbeda dengan karakter Haji Uma. Jauh terlihat lebih muda dan terkesan masih sangat energik.

Yang lebih menarik lagi, sebagai seorang teungku, selain memahami permasalahan agama, H. Sudirman juga memiliki wawasan dan kemampuan politik yang bisa membanggakan orang Aceh.

Kedekatannya dengan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) yang juga merupakan pimpinan partai politik, telah membuat dirinya diajak untuk bergabung dalam partai yang dinakhodai oleh OSO.

Sudirman mengaku, dia belum tertarik untuk bergabung dengan parpol, tapi desakan dari berbagai pihak agar dirinya tetap bertahan di Senayan untuk menyuarakan kepentingan Aceh terus berkumandang ditelinganya.

Saat ini, H. Sudirman ingin fokus dengan tugasnya sebagai anggota DPD dan tetap ingin memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh melalui kiprahnya saat ini sebagai seorang senator.

 

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment