Kedermawanan Seorang Mantan Kombatan GAM

BERITAKITA.CO | Anda pasti pernah menonton film yang bercerita tentang kisah seorang perampok dan juga pahlawan bagi rakyat kecil. Sosok yang dimaksud dalam film tersebut adalah Robin Hood.

Robin Hood dikisahkan pernah hidup di Inggris pada masa pemerintahan raja Richard Lionheart. Banyak pihak yang mengklaim bahwa sosok Robin Hood bukanlah sekedar tokoh rekaan semata melainkan sosok yang nyata pernah ada dalam sejarah Inggris.

Fakta sejarah membuktikan bahwa nama Robin Hood sebenarnya merupakan bahasa slang atau sebutan bagi seorang penjahat yang tidak diketahui nama atau identitasnya. Asal muasal nama Robin sendiri berasal dari kata Robbing yang berarti perampokan, sedangkan Hood/ Hod/ Hoode berkonotasi dengan penyamaran atau kebohongan.

Robin Hood yang awalnya dianggap sebagai perampok oleh pihak kerajaan Inggris pada masa itu, berubah menjadi sosok pahlawan karena kemunculan forest law atau hukum hutan yang tidak disukai oleh rakyat.

Hukum tersebut menyatakan bahwa hutan yang ada di Inggris dan segala isinya adalah milik Kerajaan. Sebagai konsekuensinya penduduk di sekitar hutan sekarang tidak diperbolehkan mengambil semua sumber daya yang berada di hutan, misalnya mengambil buah, ranting pohon untuk kayu bakar dan juga dilarang melakukan perburuan.

Pada masa itu, Robin Hood digambarkan sebagai sosok yang berani melawan hukum hutan yang ditetapkan oleh kerajaan Inggris. Robin Hood juga dikisahkan tidak hanya berani mengambil hasil hutan tetapi juga merampok para pejabat dan bangsawan Inggris yang kaya karena korupsi.

Kisah Robin Hood kemudian mulai ditambahkan elemen membagikan harta rampokannya kepada orang miskin. Hal inilah yang membuat karakternya lebih dikenal sebagai  seorang pahlawan.

Aceh juga pernah memiliki sosok seperti Robin Hood pada masa konflik bersenjata dulu. Kesenjangan sosial pada masa itu membuat banyak pemuda-pemudi Aceh angkat senjata untuk berusaha memerdekakan wilayah ini agar terbebas dari kemiskinan dan kebodohan.

Ada kisah menarik pada saat konflik bersenjata melanda bumi Serambi Mekkah di akhir tahun 90-an. Aceh tiba-tiba memunculkan seorang penjahat versi pemerintah, tetapi menjadi sosok pahlawan versi rakyat miskin.

Sosok ini adalah salah satu pentolan GAM di wilayah Pasee (kawasan Aceh Utara) yang bernama Muhammad Rasyid. Pada saat itu, hampir semua orang Aceh hanya mengenalnya dengan nama Ahmad Kandang.

Lahir dan tumbuh di desa Meunasah Blang Kandang, Muara Dua, Aceh Utara, sosok Ahmad Kandang langsung mencuri perhatian publik pada saat dia berhasil melakukan perampokan Bank BCA Cabang Lhokseumawe pada tahun 1997. Hebatnya, uang hasil rampokan ini ternyata dibagi-bagikan buat rakyat miskin yang tinggal di sekitar tempat tinggalnya.

Sebagai salah seorang yang ahli merakit bom, nama Ahmad Kandang semakin berkibar setelah menjadi target operasi dari aparat pemerintah pada saat itu. Pernah dalam suatu operasi penggerebekan, Ahmad Kandang berhasil lolos dari kepungan aparat berkat bantuan dan perlindungan warga sekitar yang menganggapnya sebagai sosok pahlawan.

Aceh merasa kehilangan sosok Robin Hood ini pada saat kematiannya. Ahmad Kandang mendapat musibah pada saat bom yang sedang dirakitnya meledak hingga menewaskan dirinya.

Gugur satu tumbuh seribu, itulah pepatah yang menggambarkan jika kita kehilangan satu sosok maka akan muncul sosok-sosok lain sebagai penggantinya.

Selama bulan Ramadhan kemarin, tanpa publikasi mencolok dari media, ada seorang mantan kombatan yang kini menjadi seorang anggota DPR Aceh telah mempraktekan apa yang pernah dilakukan oleh sosok Robin Hood pada masa lalu.

Pastinya dia tidak melakukan perampokan untuk bisa mendapatkan harta kekayaan, tapi dia mau membagikan atau mendermakan sebagian rezeki hasil jerih payahnya kepada orang miskin.

Redaksi Beritakita.co baru mengetahui hal ini pada saat melakukan pencarian di sosial media dan menemukan fakta adanya kegiatan derma kecil-kecilan (bisa Anda nilai dari foto-foto di bawah ini) yang dilakukannya dan dipublish oleh seorang simpatisannya.

Sosok rendah hati ini (bisa Anda nilai dari foto-foto di bawah ini) adalah Anggota DPR Aceh asal Aceh Utara yang bernama Azhari Cage. Redaksi enggan memberikan komentar atas aksi yang dilakukan oleh sosok ini, dan hanya berharap Anda yang bisa memberikan penilaian atas apa yang tergambar dalam foto-foto di bawah ini.

Mengunjungi seorang anak yang sedang sakit, sebelum akhirnya anak tersebut dikhabarkan meninggal dunia.

 

Memberikan santunan untuk anak yatim.

 

Memberikan bantuan makanan dan berbuka puasa bersama dengan rakyat miskin.

 

Memberikan bantuan makanan kepada rakyat miskin yang diwakili oleh stafnya.

 

Memberikan bantuan makanan kepada rakyat miskin.

 

Melalui editorial ini Redaksi hanya berharap, jika kelak kita mendapatkan kemudahan rezeki dari Allah SWT, sadarlah kita bahwa di antara rezeki yang kita dapatkan tersebut ada hak-hak milik ayak yatim dan fakir miskin yang perlu kita santuni.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment