Istanbul Cetak Rekor Suhu Tertinggi dalam 106 Tahun Terakhir

Warga Istanbul Sedang Berenang di sepanjang tepi Selat Bosphorus. [Foto:HurriyetDailyNews]

BERITAKITA.CO | Penduduk di Turki sedang mengalami kondisi cuaca panas, di mana suhu terus melonjaknaik di tengah datangnya gelombang panas dari kawasan Afrika Utara selama beberapa hari terakhir. Kota Istanbul dikhabarkan telah memecahkan rekor suhu tertinggi dalam 106 tahun terakhir.

Kepala observatorium meteorologi Universitas Boğaziçi, Adil Tek, mengatakan kepada harian Hürriyet bahwa suhu 37,2 derajat Celcius yang diamati di Istanbul pada tanggal 29 Juni adalah “suhu tertinggi untuk pertama kalinya dalam 106 tahun. Ini berarti rekor suhu kota Istambul telah pecah. Kami sedang menunggu rekaman lain, ” kata Tek, seperti yang dilaporkan oleh Hurriyet Daily News.

Pejabat setempat mendesak agar penduduk Istambul tidak tinggal di luar rumah antara pukul 10.00 pagi dan 16:00, terutama anak-anak, orang tua dan orang-orang dengan penyakit kronis harus menghindari paparan langsung terhadap sinar matahari.

Suhu musim panas di Istanbul biasanya terasa lebih panas karena tingkat kelembaban kota yang tinggi.

Banyak penduduk lokal yang terkejut dengan suhu tinggi tahun ini dan mereka terlihat berusaha untuk mendinginkan diri dengan berenang di sepanjang tepi Selat Bosphorus.

“Tekanan rendah di Eropa utara menciptakan aliran udara menuju selatan menuju Italia, Yunani dan negara kita. Ada tekanan rendah di utara dan arus udara panas dari selatan. Jadi kita terjebak di antara dua tekanan udara rendah. Ada tekanan rendah lainnya di selatan Afrika Utara. Daerah yang terletak di antara arus udara panas disebut sebagai ‘mahkota’ dan di wilayah ini angin sepoi-sepoi tidak bertiup, “kata Tek.

Ahli meteorologi memprediksi bahwa suhu di Turki akan mulai mendingin dengan turunnya hujan mulai 3 Juli. Awan hujan yang bergerak dari barat laut, akan mencapai wilayah Marmara barat pada tanggal 4 Juli, menurut direktorat meteorologi umum. Menjelang tengah pekan, cuaca dan awan hujan akan bergerak ke wilayah Laut Hitam.

Diperkirakan pada saat itu suhu akan turun sekitar 6-7 derajat celcius dan pada akhirnya akan mencapai suhu normal seperti pada musim panas sebelumnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment