1.500 Penduduk Yaman Menjadi Korban Kolera

BERITAKITA.CO | Wabah kolera yang melanda wilayah konflik Yaman telah menewaskan sedikitnya 1.500 penduduk Yaman. “Sejak April, ada sekitar 1.500 orang tewas dan 246 ribu penduduk terjangkitt,” kata Nevio Zagaria, perwakilan WHO di Yaman. Seperti dilansir Al Jazeera, minggu (2/7).

Menurut Nevio, wabah epidemi itu telah menyerang 21 provinsi dari 22 provinsi yang ada di Yaman. Wabah ini meluas dengan sangat cepat dan diperkirakan telah menyerang 200 ribu warga Yaman.

Penyakit kolera adalah infeksi saluran usus yang bersifat akut, ini disebabkan oleh bakteri vibrio cholerae. Bahteri yang satu ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Sherin Valkey, perwakilan UNICEF di Yaman, mengatakan seperempat dari korban jiwa yang disebabkan oleh wabah ini adalah anak-anak. Wabah ini dapat dengan cepat menyebar, khususnya terhadap anak-anak. Dua pekan lalu, WHO juga telah mengumumkan bahwa wabah ini telah menyebar dan bertambahnya korban dengan cepat.

Menurut catatan UNICEF, wabah kolera di Yaman telah menjangkiti 5.000 orang perharinya. Sebelumnya, PBB juga telah memperingatkan Yaman agar lebih memperdulikan kesehatan warganya.

Sejak 2014 Arab dan sekutunya melancarkan peperangan ke Yaman. Perang saudara ini sedikitnya telah membunuh lebih dari 10 ribu warga Yaman. Selain wabah kolera, ekonomi di Yaman juga tidak terkendali, kesehatan masyarakat memburuk, dan banyaknya penduduk yang tak berdosa menjadi korban dari wabah kolera ini. Namun saat ini, ada 11 persen dari penduduk Yaman telah mengungsi.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment