Warga dari 6 Negera Muslim di Larang Masuk ke AS

Demo Anti Trump

BERITAKITA.CO | Departemen Luar Negeri AS akan mengeluarkan syarat baru bagi para pendatang yang ingin memasuki AS, menyusul dengan diberlakukannya perintah eksekutif Presiden Donald Trump.

Syarat tersebut berlaku bagi warga dari Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman. Bagi warga biasa larangan diberlakukan 90 hari dan untuk pengungsi 120 hari.

Jika warga dari enam negara tersebut ingin masuk ke Negeri Paman Sam itu, mereka harus memiliki hubungan keluarga dengan warga asli AS yang tinggal di AS. Hubungan itu, seperti orang tua, pasangan, anak, saudara kandung, menantu, saudara tiri, atau hubungan keluarga lainnya. Seperti dilansir Reuters, Kamis (29/6).

Peraturan itu juga berlaku, jika seorang dosen diundang sebagai pembicara di AS dan diterima bekerja di sebuah perusahaan, maka mereka boleh masuk ke AS.

Namun sayangnya, panduan tersebut tidak menjelaskan secara detail bagaimana pengungsi dapat masuk ke AS.

“Hubungan keluarga ini bisa dibuktikan dengan dokumentasi”, ujar Departemen Luar Negeri AS lewat pernyataan tertulis.

Dengan dikabulkannya perintah eksekutif Presiden Trump oleh Mahkamah Agung AS, ini menyebabkan adanya protes di mana-mana, karena trump melarang warga dari enam negara mayoritas Islam masuk ke AS.

Keputusan untuk memberlakukan perintah eksekutif ini kemudian diserahkan kepada pemerintah dan langsung dilaksanakan dalam kurun waktu 72 jam setelah diumumkan pada senin lalu, ini lebih cepat dari agenda yang telah dijadwalkan MA.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment