Arab Saudi dan Qatar Gagal Faham, Unta dan Domba Jadi Korban

Kawanan unta milik warga Qatar saat berada di penampungan perbatasan Abu Samrah antara Arab Saudi dan Qatar, (20/6). Sekitar 12.000 unta dan domba menjadi korban (Foto:AFP)

BERITAKITA.CO | Pihak Kerajaan Arab Saudi mengatakan semua unta dan domba milik warga Qatar harus meninggalkan padang rumputnya di tengah-tengah ketegangan politik antara Qatar dengan beberapa negara Teluk lainnya.

Pihak berwenang Qatar memperkirakan 15.000 unta dan 10.000 domba sudah melintasi perbatasasan dan pulang ke kampung halamannya.

Tempat penampungan darurat untuk sementara yang dilengkapi dengan tangki air dan pakan ternak sudah didirikan di wilayah Qatar.

Banyak warga Qatar memelihara ternak mereka di Arab Saudi karena negara mereka tidak memiliki padang rumput yang cukup untuk memberi makan ternak mereka.

Kementrian Kota dan Lingkungan Qatar mengatakan tempat penampungan sementara unta dan domba akan beroperasi sampai tersedianya fasiltas yang lebih baik.

Para ahli ternak, supir, dan aparat lainnya sudah berada di tempat penampungan guna memberi bantuan kepada para pemilik ternak, tambah kementrian tersebut.

Seorang pejabat Qatar, Jassim Qattan, mengatakan kepada situs internet Aal-Raya bahwa sekitar 25.000 ekor unta maupun domba sudah kembali ke Qatar.

Sebelumnya pihak berwenang Arab Saudi tidak menerapkan pembatasan atas ternak milik warga Qatar untuk merumput di wilayahnya.

Langkah terbaru pemerintah Riyadh ini telah memicu kemarahan di kalangan para gembala Qatar.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment