Kandungan Babi Ditemukan Pada Mie Samyang Korea

BERITAKITA.CO | Kandungan babi ditemukan pada mie instan asal Korea. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K Lukito meminta pihak importir mie produk Korea ditarik dari peredaran. Dia juga meminta kepala BPOM provinsi se-Indonesia mengecek peredaran mie tersebut di pasar.

Beredarnya empat produk mie instan asal Korea positif mengandung fragmen DNA spesifik babi. Produk-produk tersebut tidak mencantumkan peringatan “mengandung babi” pada kemasannya. Ke empat produk mie instan yang mengandung babi itu adalah Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan rasa Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black), dan Ottogi (mi instan Yeul Ramen).

“Berdasarkan data terakhir, dari 34 provinsi sudah 23 yang melaporkan tidak ditemukan kecuali di Manokwari dan Surabaya. Itu pun cuma di satu-dua supermarket ya,” ungkap Penny, Senin (19/6/2017).

“BPOM di seluruh provinsi terus bergerak. Di Jakarta sudah tidak temukan,” sambung Penny.

Dia menjelaskan, razia ini dilakukan karena importir tidak memenuhi ketentuan yang ada. Importir tersebut tidak mencantumkan label adanya kandungan babi di kemasan mie tersebut setelah mendapatkan izin edar atau registrasi dari BPOM.

“Kita bukannya tidak membolehkan produk ini mengandung babi. Tidak apa. Karena ada juga konsumen yang mengkonsumsi. Tapi ini harus dibedakan betul sesuai peraturan yang ada di BPOM (diberi label),” tuturnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment