Seorang Matador Tewas Saat Bertarung Melawan Banteng

Matador Ivan Fandino. Photograph: Iroz Gaizka/AFP/Getty Images

BERITAKITA.CO | Seorang matador Spanyol tewas setelah ia tersandung dan terjatuh di arena dan diserang oleh banteng, di barat daya Prancis,  seperti dilansir oleh Guardian.

Ivan Fandino, sang matador yang berusia 36 tahun, dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal karena luka-lukanya, kantor berita Spanyol EFE melaporkan, mengutip sumber yang dekat dengan rombongan matador asal Basque tersebut.

Fandino tersandung saat bertarung di Aire-sur-l’Adour pada hari Sabtu(17/6). Ia tersandung pada kain yang digunakan dalam pertarungan untuk mengalihkan perhatian banteng yang marah. Hewan itu kemudian menusuk badan sang matador dengan tanduknya, kata EFE.

Dia adalah matador Spanyol kedua yang mati dalam arena sejak tahun lalu. Victor Barrio terbunuh setelah ditanduk oleh banteng di depan penonton Juli lalu, pertama kalinya sejak awal 1990an seorang matador profesional meninggal di dalam arena di Spanyol.

Setiap tahun beberapa orang meninggal di festival musim panas Spanyol yang melibatkan sapi jantan yang berlarian melewati kota-kota atau di pedesaan, yang seringkali menarik minat wisatawan.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment