Enam Tahanan Rutan Singkil Bobol Tembok Sel dan Melarikan Diri

Gambar Ilustrasi

BERITAKITA.CO | Enam tahanan di rutan Aceh Singkil dan seorang tahanan titipan hakim Pengadilan Negeri Singkil dikabarkan melarikan diri, setelah membobol tembok sel, Jumat pagi (16/6/2017) sekitar jam 04.00 WIB.

Petugas pengamanan cabang rutan Singkil, J Harahap mengatakan, keenam narapidana dan tahanan yang kabur tersebut 5 diantaranya merupakan narapidana kasus narkoba. Mereka adalah Tar Ali Alias Si Aceh Bin M.Yusuf, warga desa Namo Buaya, kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam, Roni Fitra Hendrawan, warga jalan KLY. Sudarso, Medan, Sumatra Utara, Heri Saputra, warga Krueng Batu, Kluet Utara, Aceh Selatan.

Selanjutnya, Khairil Ikhsan bin Ilyas, warga Paya Seunara, Kota Sabang, dan yang terakhir Mahmud Tarigan, napi asal desa Lipat Kajang , Simpang Kanan, Aceh Singkil.

Sedangkan yang satu lagi merupakan tahanan titipan hakim Pengadilan Negeri Singkil, atas nama Eki Syahputra, warga kecamatan Singkil Utara.

Menurut keterangan J.Harahap, narapidana dan tahanan itu melarikan diri setelah membobol tembok bagian belakang sel yang mereka huni dengan menggunakan cairan kimia, sendok, alat penyemprot dan sejumlah peralatan lain.

“Setelah keluar dari sel mereka memanjat tembok rutan sebelah timur dengan Kayu dan kain yang digulung,” ujar Harahap.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin membenarkan kejadian tersebut, dan pihak rutan sendiri telah membuat pemberitahuan terkait kaburnya enam napi dan tahanan mereka.

Saat ini, kata AKBP Ian Rizkian, pihaknya sedang menyelidiki keberadaan keenam napi tersebut dan foto-foto mereka juga sudah disebar oleh petugas kepolisian setempat.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment