Kuwait: Perselisihan Saudi dan Qatar Menyebabkan Konsekuensi yang Tidak Diinginkan

BERITAKITA.CO | Emir Kuwait telah memperingatkan bahwa perselisihan antara Qatar dan beberapa negara Teluk Persia dapat menyebabkan “konsekuensi yang tidak diinginkan”.

“Sulit bagi kami, generasi yang membangun Dewan Kerjasama Teluk (Persia) selama 37 tahun, melihat ketidaksepakatan ini diantara anggotanya yang dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan,” kata Sheikh Sabah al-Ahmad Al Sabah pada hari Senin.

Sejak awal Juni, Kuwait telah memainkan peran sebagai mediator antara Qatar dan Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab yang memutuskan hubungan dengan Doha dan menangguhkan semua lalu lintas darat, udara dan laut dengan Doha. Dalam usaha nyata mereka untuk mendapatkan dukungan AS dan Israel, keempat negara tersebut mengutip hubungan Qatar dengan Hamas dan menuduhnya mendukung terorisme.

“Saya secara pribadi hidup melalui blok bangunan pertama dewan ini hampir empat dekade yang lalu, jadi tidak mudah bagi seseorang seperti saya sebagai pemimpin untuk diam tanpa melakukan apapun untuk membawa saudara kembali,” tambahnya.

Pekan lalu, Emir Kuwait melakukan perjalanan ke Qatar setelah kunjungannya ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai bagian dari upayanya untuk membantu menengahi solusi terhadap barisan diplomatik di antara negara-negara Arab.

[Sumber : ArrahmahNews.com]

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Comments

  1. Pingback: Kapal Perang AS Tiba di Qatar untuk Latihan Militer | BERITAKITA.CO

Leave a comment