Para Aktivis Politik yang Dibidik Kasus Hukum

BERITAKITA.CO | Panasnya situasi perpolitikan di tanah air, bisa dilihat dari tingginya eskalasi aksi demo. Aksi Bela Islam, terkait dengan isu penistaan agama, adalah aksi senteral dari seluruh aksi demo yang terjadi di tanah air belakangan ini.

Aksi Bela Islam (ABI) bahkan bisa disebut sebagai bentuk aksi yang fenomenal karena inilah aksi yang dilakukan oleh ratusan ribu bahkan jutaan umat Islam yang terlibat dalam sebuah demonstrasi yang berjalan tertib dan damai.

Setiap aksi pasti akan menimbulkan reaksi. Pemerintahan Jokowi segera bereaksi dan merasakan aksi umat Islam ditunggangi oleh kepentingan lain. Isu makar adalah senjata yang kuat dari pemerintah untuk membidik para peserta aksi tersebut. Sebagian besar tokoh penting dan para aktivis dari ABI telah dibidik oleh pemerintah, khususnya pihak kepolisian dengan tuduhan permufakatan makar dan tuduhan lain. Siapakah saja mereka ?

  1. Habib Rizieq Syihab

Habib Rizieq Shihab (HRS) dibidik oleh pihak kepolisian dengan tudingan kasus konten pornografi. HRS dituding terlibat chatting berbau mesum dengan Firza Husein.

HRS adalah motor penggerak aksi demo bela Islam. Selain sebagai pemimpin FPI, HRS juga dinasbihkan sebagai pemimpin muslim informal Indonesia saat ini.

  1. Muhammad Al Khaththath

Muhammad Gatot Saptono alias Ustaz Al Khaththath  adalah Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam. Beliau telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, terkait kasus makar. Al Khaththath telah membantah tuduhan tersebut.

Pihak GNPF menduga ada intervensi pihak luar dalam kasus ini. Namun polisi menegaskan kasus ini tak bisa diintervensi pihak luar. Ia pun kini telah ditahan oleh pihak kepolisian.

  1. Ustaz Bachtiar Nasir

Komandan lapangan dalam hampir semua ABI yang dilakukan oleh umat Islam adalah Ustadz Bachtiar Nasir. Sosok Ustadz ini juga tidak lolos dari bidikan hukum. Kepolisian coba menjerat sang Ustadz dengan kasus  Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas Yayasan Keadilan untuk Semua yang dikelolanya.

  1. Amien Rais

Amien Rais adalah politikus senior dari Partai Amanat Nasional dan juga Ketua Presidium Alumni Aksi 212. Baru-baru ini namanya disebut jaksa Tindak Pidana Korupsi menerima aliran dana sebesar Rp 600 juta dalam persidangan kasus korupsi alat kesehatan dengan terdakwa mantan menteri kesehatan, Siti Fadilah Supari.

Tokoh reformasi ini menegaskan, kalau kejadian 10 tahun lalu itu diungkap dengan bumbu dramatisasi di media massa maka ia akan hadapi dengan jujur, tegas dan apa adanya.

  1. Kivlan Zein Cs

Penangkapan Kivlan Zein dan kawan-kawan, termasuk di dalamnya Sri Bintang Pamungkas, Ahmad Dhani dan Rachmawati Sukarno Putri dilakukan jelang aksi 212. Penangkapan dilakukan secara terpisah. Polisi mengaitkan mereka dengan pasal permufakatan makar.

Ada dugaan para aktivis itu ingin menunggangi aksi untuk melawan pemerintahan. Namun Kivlan membantah jika aksi 212 itu ditujukan untuk upaya makar.

Upaya penangkapan dan penjegalan para aktivis Islam dengan berbagai kasus hukum, setidaknya akan memperburuk dan memperlambat upaya rekonsiliasi dari bangsa ini pasca kegaduhan  Pilkada DKI Jakarta.

Semoga ini bisa menjadi bahan renungan kita bersama.

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment