Kapal Peserta Sabang Merine Festival, Karam di Laut Sabang

BERITAKITA.CO | Satu unit kapal Yacht, dengan bobot GT : 11.69 bendera prancis karam di pantai Sabang, tepatnya di samping Pertamina, Gampong Kuta Barat, kecamatan Suka Karya, Kota Sabang, Minggu (03/06/2017).

Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Goenawan, SH. MH menerangkan, kapal tersebut dinakhodai oleh Patrick Fournet (53), asal Prancis, yang merupakan peserta Sabang Merine Festival, yang kemudian mengalami karam di pantai Ujung Asam pada Sabtu (03/06) lalu.

Kronologi kejadian karam kapal tersebut bermula, pada hari Kamis (01/06) lalu, Patrick Fournet mengajukan Surat Izin Berlayar (SIB) kepada KSOP Sabang, untuk keluar dari perairan Sabang, menuju kepulauan Mauritius Seycheleas, dengan tujuan akhir Prancis.

Selanjutnya, setelah mendapat SIB, kapal tersebut bergerak meninggalkan teluk Sabang, namun pada Jumat (02/06), kapal itu mengalami Down Force tenaga baterai, dan mesin kapal kehilangan tenaga, sehingga Petrick memutuskan kembali ke perairan Sabang dengan mengunakan tenaga layar, untuk melakukan perbaikan.

Kemudian, hari Sabtu (03/06), sekitar jam 20.00 WIB, kapal berhasil dibawa Petrick, masuk ke teluk Sabang. Namun, karena mesin mati dan angin kencang, Patrick tidak mampu mengendalikan laju kapal, akibatnya kapal tersebut dihempas gelombang tinggi dan terdampar di bibir pantai.

Karena mengalami benturan, tiang kapal tersebut patah dan lambung kapal tersangkut di karang.

Penyebab karamnya kapal tersebut diduga karena cuaca buruk yang melanda Sabang dalam satu minggu terahir, dan kurang telitinya kru kapal dalam mengecek kesiapan mesin juga menjadi salah satu penyebabnya.

Kapal tersebut berhasil dievakuasi tim SAR yang terdiri dari personil Lanal Sabang, Basarnas, BPBD Sabang, pada Sabtu (03/06) sekitar jam 22.00 WIB. Saat ini badan kapal masih berada di pinggir pantai menunggu prosedur penyelamatan selanjutnya dari tim SAR Sabang.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment